oleh

Operasi 3C,Polsek Delitua Ringkus Pelaku Curat & Jambret

OKEBUNG|
Setelah berhasil melakukan penahanan 30 orang tersangka terlibat dalam berbagai kasus kriminal hingga minggu ke III di bulan Januari 2015, hingga kini sebagian tersangka telah dilimpahkan ke LP Tanjung Gusta dan LP Pancur Batu untuk mengurangi sesaknya sel tahanan Polsek Delitua.

“Dari sekian banyak tersangka yang telah merasakan pengapnya sel tahanan Mapolsek Delitua, 2 diantaranya tersangka Kasus Curat dan Jambret ,” demikian dikatakan Kapolsek Delitua,Kompol Anggoro Wichaksono,SH,SIK,MH melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu,SH,MH kepada Okebung ,Minggu (24/01/2015)siang.

Martualesi menjelaskan adapun tersangka Indra Yani alias Indra,35 warga Jalan STM Suka Tirta Kecamatan Medan Johor dalam Kasus Curat (pencurian dan pemberatan) ditangkap karena melakukan pencurian trafo las listrik milik korban Budi Saputra (39) warga Jalan STM Suka Tirta, Rabu (21 /01/2015) sekira pukul 08.00 WIB.

“Begitu menerima laporan pemilik bengkel las tersebut, kita langsung melakukan olah TKP. Dan dari informasi diperoleh dilapangan, diketahui kalau pelakunya adalah Indra,”tambahnya.

Tersangka akhirnya berhasil diringkus setelah salah satu anggota kita menyaru sebagai pembeli trafo tersebut. Bersama barang bukti, Indra kemudian digelandang ke Polsek Delitua guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Sedangkan tersangka Amir warga Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai ditangkap dalam kasus penjambretan sebuah tas sandang.

“Tersangka bernama lengkap M Amir (21) ditangkap karena melakukan aksi jambret terhadap korban Ika Riawati (27) warga Tanjung Slamat Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (30/12/2014)”, katanya.

Ceritanya, kejadian tersebut berawal ketika korban sedang mengendarai kereta (sepeda motor) miliknya dari arah Sunggal hendak menuju Simpang Melati. Tapi, begitu korban Ika tiba di Simpang Jalan Flamboyan Raya, seketika tersangka menjambret kalung yang melingkar di leher korban.

“Aksi jambret yang dilakukan tersangka berhasil ditangkap anggota kita yang melakukan patroli rutin disekitar lokasi” sebut Martualesi Sitepu seraya mengatakan tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara. (jek)

News Feed