oleh

Nyeri Perut Kanan, Waspadalah,Bisa Jadi Ada Infeksi Batu Empedu

OKEBUNG|
Saat ini makanan banyak mengandung zat kimia sehingga membuat pola makan manusia selalu tidak beraturan dan tidak menyadari bahwa penyakit sudah mengintainya.

Gaya hidup dengan pola makan tinggi lemak dan kebiasaan kurang gerak, bisa memicu infeksi batu empedu dan menimbulkan kematian.

Batu empedu sebagian besar terbentuk dari kolesterol. Makan tinggi lemak dan kolesterol bisa menjadi agresor bagi kelenjar empedu, dan menjadi batu yang bisa membahayakan dalam jangka panjang, kata kata dokter spesialis penyakit dalam, dr. Erik Rohmando Purba, SpPD.

“Batu empedu yang dibiarkan dapat menyebabkan infeksi atau kolesistitis. Ini bisa mematikan, bahkan prevalensi kematian sampai 10-15 persen dari pasien kolesistitis,” jelas dokter dari RSU Bunda Jakarta, saat ditemui di Jakarta,  belum lama ini.

Batu empedu pada awalnya terbentuk di kandung empedu. Namun, batu tersebut bisa keluar ke saluran empedu dan menyebabkan penyumbatan, serta peradangan atau infeksi. Batu empedu juga dapat menimbulkan penyumbatan dan infeksi lain seperti di pancreas dan hati.

Dr Erik mengatakan, adanya batu dalam empedu sebabkan gejala seperti nyeri perut kanan atas setelah sekitar 15 menit makan makanan berlemak, serta mual muntah yang mungkin tidak spesifik dan mengganggu kenyamanan seseorang.

“Saat batu empedu sudah menyebabkan infeksi, pasien akan mengalami gejala infeksi seperti nadi berdenyut cepat lebih dari 100 denyut per menit, demam tinggi sampai 40 derajat, dan leukosit meningkat lebih dari 12 ribu,” jelasnya.

Adanya batu empedu, dikatakan dr Erik hampir 50 persen dirasakan tanpa gejala yang berarti. Rata-rata pasien bahkan bisa baru bisa merasakan gejala serius setelah lima tahun, saat batu mulai menyumbat saluran dan menyebabkan infeksi.

Untuk itu, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan radiologi (foto abdomen, USG, koleosistografi, hingga CT scan) perlu dilakukan bila Anda merasakan masalah pencernaan seperti yang disebutkan di atas, terlebih lagi bila faktor risiko Anda akan masalah tersebut cukup besar.
(okz\admin)

Foto |Ilustrasi sakit perut\net\

News Feed