oleh

Niduri’ Cewek Kenal dari FB,Pria Asal Nias Diamankan Polisi

OKEBUNG|
Keberangkatan Fanatona Jai dari kampung halamannya dari Desa Saiwa Hili Kecamatan Idano Gawo Kabupaten Nias ke Medan sejak sepekan lalu, ternyata bukan untuk merantau.

Pria berusia 31 tahun itu mengaku kalau dirinya datang ke Medan, semata-mata untuk menemui seorang gadis berusia 20 tahun yang dikenalnya melalui jejaring sosial facebook, sejak beberapa bulan lalu.

Bahkan, pria yang sehari-hari bekerja sebagai supir itu, juga mengaku sengaja datang ke Medan, untuk menikahi gadis berinisial A yang tinggal di kawasan Titi Kuning itu.

” Memang sengaja aku datang ke Medan untuk menemuinya. Selama kami kenal dari facebook, memang sudah suka kali aku sama dia, ” ujar Fanatona Jai singkat, saat di Mapolsek Patumbak, Senin (06/04/2015) siang.

Begitu tiba di Medan, pria yang sudah memiliki seorang isteri dan 3 orang anak itu mengaku mencari tempat kost dan juga pekerjaan.

Melalui seorang temannya yang juga asal Kabupaten Nias, dirinya mendapat pekerjaan di salah satu bengkel di kawasan Jalan Krakatau Kecamatan Medan Timur. Begitu juga dengan pekerjaan di sebuah bengkel di kawasan Tanjung Mulia, diakui Fanatona Jai didapatnya dari temannya itu.

” Setelah dapat kost dan kerja, baru saya hubungi dia untuk saya ajak dia ketemu. Saat ketemu itu, saya ajak dia ke kost saya, ” sambungnya.

Sejak pertemuan pertama itu, diakui Fanatona Jai kalau dirinya dan A langsung melakukan hubungan intim. Oleh karena itu, diakuinya kalau niat bulusnya lebih mudah dilancarkannya.

Dikatakannya, dirinya berhasil menahan A untuk tinggal di kostnya selama 3 Minggu. Selama itu pula, disebutnya kalau dirinya dan A selalu melakukan hubungan layaknya suami isteri, sehingga dirinya dan A, sepakat untuk menikah.

” Oleh karena itu saya biarkan dia pulang, untuk meminta persetujuan keluarganya untuk kami menikah, ” tandas Fanatona sembari digiring ke ruang Penyidik Polsek Patumbak.

Sementara itu, A yang juga sempat diwawancarai di Mapolsek Patumbak mengaku kalau dirinya percaya pada Fanatona Jai karena diiming-iming dengan janji manis.

Terlebih, disebut A kalau Fanatona Jai mengaku sebagai lanjang. Oleh karena itu, A mengaku berharap agar Fanatona Jai dihukum sesuai hukum yang berlaku, atas perbuatannya.

” Sudah 3 minggu dia menghilang. Di sini, sebelumnya dia baik-baik saja. Kami sempat putus asa. Namun, sore kemarin, laki-laki itu menelpon kami. Dia mengatakan kalau anak kami baik-baik saja dan akan pulang, ” ungkap seorang keluarga A yang akrab disapa Pak Tari kepada wartawan.

Namun, Pak Tari mengaku kalau pihaknya terkejut dengan pernyataan A begitu pulang. Disebutnya, saat itu A meminta ijin untuk menikah dengan Fanatona Jai.

Oleh karena itu, Pak Tari kalau pihaknya mengajak A bercerita dari hati ke hati, sehingga A mengaku telah melakukan hubungan intim dengan Fanatona Jai. Merasa tidak terima, terlebih mengingat A masih di bawah umur, disebut Pak Tari kalau pihaknya langsung memboyong Fanatona Jai ke Mapolsek Patumbak.

” Dia sempat melarikan diri. Namun, akhirnya kami dapati dia di kawasan Marendal. Karena dibilang Polisi di sini tidak ada Unit Perlindungan Anak dan Perempuan, maka kami diarahkan ke Polresta Medan. Untuk tersangkanya, tadi mengaku takut dan meminta Polisi yang mengantarnya ke Polresta Medan sehingga kami akan pergi deluan ke Polresta Medan, ” tandas Pak Tari.[El]
foto |Ilustrasi\

News Feed