oleh

Ngaku Pegawai PT Angkasa Pura,Mira Gelapkan Uang Mahasiswa Poltek

MEDAN BARU |OKB :
Seorang wanita mengaku pegawai PT Angkasa Pura II Kualanamu nekat menggelapkan uang sebesar Rp27 juta milik mahasiswa dan mahasiwi Politehnik Negeri Medan.Akbatnya,wanita cantik penipu tersebut pun dilaporkan ke Mapolsek Medan Baru.

Menurut keterangan korban, Sheena Bodebarn Pardede(19) warga Jalan Pintu Air IV,Kel Kwala Bekala,Kec Medan Johor penipuan tersebut berawal saat dirinya dipercayakan rekannya Eka yang juga mahasiswi Kelas C untuk membeli tiket pesawat Lion Air.

“Sebenarnya saya enggak mau bang namun karena didesak lalu saya menyetujui untuk memesan tiket rencana kawan -kawan mau study tour tujuan ke Bandung,”ungkap Shenna kepada okebung.com di Mapolsek Medan Baru,Senin(18/08/2014)siang,sekira pukul 14.00 WIB.

Mahasiwi Fakultas Akutansi ini menjelaskan atas kesepakatan antara kedua belah pihak,kemudian dirinya pun menghubungi orang menyediakan tiket tersebut.
“Kemudian saya pun menelpon Mira Lestari (30) warga Jalan Besar Deli Tua,Gang.Ridho melalui handphone selular untuk melakukan pemesan tiket ,”jelasnya.

Setelah itu,lanjut mahasiwi semester lima ini,pelaku mengarahkan agar dananya ditransfer ke rekening rekannya.

“Mira pun menyuruh saya untuk menyetorkan uang itu ke Nomer Rekening Bank BNI Cab Citra Garden dan ke Bank BNI Cab USU Medan Baru dengan Nomer Rekening BNI 0204006524 atas nama Ema Listiawati dengan bertahap-tahap dengan jumlah total Rp27 juta dari mulai hari Senin(23 /12/2013 s/d 05/02/2014) kejadian di Bank BNI Jalan Djamin Ginting dan Bank BNI USU Medan Baru,”terangnya.

Setelah itu,lanjut korban,kemudian dirinya menanyakan kembali kapan tiket tersebut diberikan.”Perjanjiannya bang seminggu sebelum hari keberangkatan tanggal 03 Maret 2014 study tour ke Bandung,tiket pulang pergi itu dikasih bang namun Mira hanya menjanjikan saja,”terang anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Ironisnya pelakupun ingkar janji hingga berbulan-bulan lamanya.
“Ia anehnya bang sudah. Kurang lebih 6 bulan lamanya,Mira tidak juga memberikan pesanan tiket untuk 27 orang tersebut dan ketika dihubungi ke handphone selularnya hingga hari ini tidak aktif,”pungkasnya.

Merasa dirugikan korban sempat melakukan pencarian namun sia-sia.
“Dengan ditemani orang tua saya,kami sempat mendatangi rumahnya(pelaku-red)tapi orang tuanya tidak tau dan terkesan seolah menutupi keberadaan anak gadisnya tersebut,”keluhnya.

Keberangkatan study tour tersebut pun gagal .”Karena itu teman-temanku bang gak jadi berangkat ,” ucap mahasiswi kelas D.

Seena juga mengatakan kejadian tersebut tidak langsung dlaporkan ke pihak yang berwajib dengan kendala karena orang tua sakit keras.

“Sebelumnya saya sih memang ada rencana mau melapor namun karena berhubung orang tua laki-laki saya sakit kemudian laporan ditundah dan setelah orang tua saya sehat, baru ini lah saya membuat pengaduan ke Polsek Medan Baru ,”katanya kembali.(jek)

News Feed