oleh

Ngaku Debt Colektor ITC,2 Oknum TNI Berseragam Lengkap ‘Rampas’ Sepeda Motor

OKEBUNG|
Dua oknum TNI berseragam lengkap ini benar-benar sudah tak sayang dengan kedinasannya,Pasalnya,keduanya nekad bekerjasama dengan lima orang debt colektor salah satu perusahaan pembiayaan di Medan untuk menarik sepeda motor konsumen yang menunggak.

Buktinya,Riswanta Ginting (28) warga
Jalan Jamin Ginting Padang Bulan sepeda motornya dirampas tujuh pria mengaku dari Lesing ITC.

“Kejadiannya pas saya mau pergi kerja,Rabu (28/10/2015)sekitar pukul 10.00 WIB.Saat itu saya melintas di Jalan Ringroad hendak mengisi minyak di SPBU, namun setelah selesai isi
minyak, tak jauh dari SPBU, tiba-tiba saya didatangi tujuh orang pria tak dikenal, dua orang diantaranya memakai pakaian seragam TNI,”ungkapnya usai membuat laporan ke Mapolsek Sunggal.

Lalu ke tujuh orang mengaku dari lesing ITC Simpang Limun tersebut,lanjutnya,mengambil sepeda motor Honda Supra X125 BK 4361 AEB yang dikendarainya karena sepeda motor tersebut telah menunggak angsuran.

“Berhenti,anda nunggak pembayaran sepeda motor kami dari leasing ITC,”ujarnya menirukan ucapan salah seorang debt colektor.

Merasa tidak pernah menunggak angsuran sepeda motor yang tinggal tujuh bulan lagi lunas itu,lantas korban (Riswanta Ginting,red) mempertahankannya dengan melawan para debt colektor tersebut.

“Saya sempat melawan karena memang gak pernah nunggak pembayaran.Karena sendirian 
dan takut,makanya saya lepaskan sepeda motor itu bang.Saya takut karena dua orang memakai seragam dinas TNI,”sebutnya,,Kamis (29/10/2015).

Merasa dirugikan,lantas korban didampingi rekannya DM Barus (38),mendatangi Mapolsek Sunggal guna melaporkan perampokan sepeda motornya.

Sementara itu,DM Barus mengatakan bahwa mereka telah mendatangi pihak leasing ITC,namun pihak leasing mengatakan tidak pernah mengeluarkan surat perintah penarikan sepeda motor Riswanta.Intinya pihak leasing ITC gak mau tanggung jawab bang.Mereka buang badan,”ungkapnya.

Ia berharap kepada Panglima TNI agar memberi Himbauan kepada seluruh prajurit TNI agar tidak dibenarkan untuk bekerjasama dengan leasing dalam hal penarikan sepeda motor.

“Untung saja teman saya ini tidak menjerit,kaalau menjerit jelas mereka dihajar massa,”sebutnya.

Terpisah,Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu M Nur Istiono Sik, membenarkan korban telah membuat laporan.” Laporan korban sudah kita terima bang,anggota sudah kita turunkan untuk cek tkp nya dan selanjutnya masih dalam lidik serta akan segera kita peroses, ” ucap Kanit. (ADE)
Foto|ist\

News Feed