oleh

Ngaku Bisa Urus SIMB,Mantan Anggota Brimob Gol di Polsek Medan Baru

OKEBUNG|
Surtato (58) warga Jalan Plantina IV No.6 LK X Kel.Titipapan, Kec. Medan Deli mengaku sebagai mantan anggota Brimob nyaris dipukuli warga Jalan Rantang, Kec.Medan Petisah. Pasalnya,pria ini telah menipu korbannya untuk mengurus SIMB yang dipatok sebesar Rp 10 Juta, Minggu (22/02/2015) sekira pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan pengakuan korban yang diketahui bermarga Sagala (57) warga JalanRantang, No 38 Kel. Sei Putih Tengah, Kec. Medan Petisah, ini membeberkan bahwa dirinya telah ditipu oleh pelaku yang mengaku mantan anggota Brimob dengan modus dapat mengurus SIMB Ruko berlantai 3 sebesar Rp 10 juta sejak Selasa (29/01/2013)lalu.

“Ceritanya dia ini ngaku sebagai mantan Brimob, dia sering singgah ke rumah tetangga saya yang merupakan gendaknya. Semakin hari kami saling kenal dan dekat hingga akhirnya ia mengaku kepada saya bisa mengurus IMB bangunan, dia pun mematok harga Rp 10 juta, Saya percaya aja sama dia kalau dia bisa ngurus IMB Bangunan karena dia ngakunya mantan anggota brimob, anaknya berpangkat Letkol di Kalimantan dan menantunya berpangkat Kombes,” terang Sagala yang berstatus Kepsek SMK PGRI 8 Medan.

Secara bertahap Sagala membayar kontan uang yang diminta oleh pelaku. Usai menerima uang tersebut, pelaku pun menghilang tanpa jejak, sehingga membuat korban curiga terhadap pelaku yang sampai 2 tahun tidak lagi pernah kelihatan dari rumah tetangganya itu.

“Sudah 2 tahun kami bangun ruko, dia tidak pernah kelihatan di rumah tetangga saya itu dek. Baru – baru ini lah dia terlihat masuk ke rumah tetangga saya itu dengan cara curi – curi kesempatan. Kalau saya gak ngelihat dia, tiba – tiba aja dia udah masuk. Karena saya takut tidak punya ijin saya menyuruh pemborong saya untuk mengurus IMB untuk ruko saya itu,” beber Sagala.

Merasa tertipu, korban pun berusaha mencari keberadaan pelaku yang akhirnya pelaku ketangkap warga di kediaman rumah gendaknya yang bersebelahan dengan rumah korban dan nyaris dipukuli warga karena telah melarikan uang korban.

“Kami cari dia sampai dapat, akhirnya kami berhasil menangkapnya dikediaman wanita idamannya dan begitu berhasil kami tangkap, saya menghubungi anak saya yang bertugas sebagai Anggota Brimob di Jl. KH. Wahid Hasyim,” ucapnya.

Akhirnya pelaku diboyong ke Polsek Medan Baru oleh anak korban yang bertugas di Kepolisian sebagai Anggota Brimob beserta sepeda motor Honda Beat Hitam plat asal Banten A 4001 LM yang dikendarai pelaku.

“Begitu anak saya sampai kerumah, pelaku langsung di boyong ke kantor Polisi, karena nyaris dipukuli warga,” Ujarnya.

Peristiwa ini bukan hanya dialami Pak Sagala saja, korban lainnya bernama Ilham (35) warga Jalan Rantang, juga pernah diancam oleh pelaku yang mengaku anggota brimob.

“Saya juga pernah dia ancam kalau dia Brimob dan dia dulu sering memakai Kaos dan Celana Brimob bang,” beber Ilham saat ditemui di Polsek Medan Baru.

Dikantor polisi, saat petugas meminta pelaku untuk menujukkan Kartu Tanda Anggota Brimob, pelaku pun tidak dapat mempertunjukkan Kartu Tanda Anggota nya dengan alasan hilang. Sementara Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronny Nicolas Sidabutar, saat dikonfirmasi mengaku bahwa pelaku sedang menjalani pemeriksaan.

“Pelaku sedang kami periksa apakah benar dirinya sebagai mantan anggota bpBrimob, mengenai kasus penipuan yang dialami korban sedang kami periksa juga, dan korban sendiri sedang membuat laporan kepada petugas kami,” ungkap Ronny.

Selang beberapa menit kemudian, pelaku meminta perdamaian terhadap korbannya dengan membuat surat perjanjian diatas Materai yang akan berjanji akan mengembalikan uang sebesar Rp 10 juta.(roz)

Foto |ilustrasi\

News Feed