oleh

Pakai Sepeda Motor Hasil ‘ Curanmor’ dan Bawa Softgun,Mantan Petinju Nasional dan Anaknya Diamankan Polsek Medan Baru

OKEBUNG|
LS (47) dan anaknya,Mubarak Siregar (28)warga Jalan Setiabudi,Pasar 1,Gang Bunga Anyelir No 3 Medan terpaksa diamankan petugas unit Reskrim Mapolsek Medan Baru.Pasalnya,mantan atlet tinju nasional yang juga PNS di Dinas Pendapatan Medan dan anaknya ini dituding telah memakai sepeda motor curian milik mahasiswa USU.

Informasi diperoleh okebung.com di Mapolsek Medan Baru menyebutkan ,awalnya Agung Rahmadsyah (20)warga Jalan Jati Pasar IV,Dusun II,Sei Mencirim,Sunggal,Kab Deliserdang ,Sumatera Utara,pada 29 Maret 2015 lalu kehilangan sepeda motor. Honda Vario warna silver hitam nopol BK 6352 HE,saat diparkir didepan kost temannya di  Jalan Abdul Hakim,Kampus USU.

Merasa dirugikan lantas korban didampingi rekannya melaporkan kejadian pencurian sepeda motor tersebut ke Mapolsek Medan Baru.

“Senin (27/04/2015)sekira pukul 17.00 WIB,Mubarak Siregar (28)anaknya, LS,warga Jalan Setiabudi Pasar 1,Gang Bunga Anyelir No 3 sedang melintas dikawasan Kampus USU mengendarai sepeda motor Vario warna hitam silver tanpa plat berpapasan dengan saya bang. Karena sepeda motor tanpa plat itu mirip dengan sepeda motor saya yang hilang lantas saya langsung stop dan tahan sepeda motor itu,”ungkap Agung kepada okebung.com di Mapolsek Medan Baru.

Kemudian,lanjut Agung,sepeda motor itu bersama pengemudinya (anak LS,red) dibawa ke pos securiti ,selanjutnya karyawan Telkomsel ini pun menghubungi rekan-rekan dan orangtuanya untuk membawa bukti surat laporan polisi.

“Saat ditahan datanglah orangtua Mubarak sembari marah-marah dan mengancam akan menembak kami jika merapat.Karena kami sudah ramai berkumpul lantas Securiti menghubungi polisi,”sebutnya.

Dijelaskannya bahwa saat datang LS berpakaian dinas PNS pakai jaket membawa pistol. Air Softgun jenis FN.

“Bapak itu katakan bahwa dia menerima sepeda motor itu gadaian orang lain.Kalau masalah curian menurutnya dia gak tau menahu.Untuk mengecek kebenaran lantas pegawai honor PU Medan dan LS dibawa petugas Polsek Medan Baru,”bebernya.

Dikantor polisi,mantan atlet tinju nasional tersebut mencak-mencak saat hendak diperiksa penyidik Polsek Medan Baru.Bahkan pria yang saat ini PNS melakukan perlawanan terhadap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Pol Oscar Sedjo saat hendak diperiksa.

“Aku petinju ya,jangan mentang-mentang ini kantor kau sesukamu buatt samaku.Aku gak salah,gak mau aku diperiksa,”ujar Oscar menirukan ucapan LS.

“Ini bukan kantorku,ini negara punya tau,jangaan kau kira kau petinu sesuka kau disini.Kalau mau dihargai harus taat hukum.Ingat Mike Tyson saja pernah masuk penjara.Jadi kalau kau mau pukul aku disini,silahkan kau pukul,”kata Oscar ditujukan kepada LS.

“Bapak salah karena membawa senjata Airsoftgun tanpa ada ijin,dan kalau bapak taat hukum harus mau diperiksa.jelas perbuatan bapak salah dan melanggar hukum.Setelah itu mantan petinju itu semakin emosi terus dan sempat mau memukul saya,”tambah Oscar.

Dijelaskan bahwa mantan petinju nasional itu sempat mau mukul dirinya karena tak mau diperiksa penyidik.Pertengkaran antara Kanit Reskrim dengan mantan petinju nyaris berujung perkelahian.Namun,dilerai anggota Reskrim sehingga emosi mantan atlet tinju yang namanya sempat kesohor beberapa tahun lalu itu pun mereda setelah diberi pengertian oleh beberapa petugas Reskrim Polsek Medan Baru.

“Ini duduk pidanaanya,membawa senjata Airsoftgun tanpa ijin dan sempat menakuti korban dan rekan-rekannya.Saat ini LS masih diperiksa,”pungkas Oscar.(admin)

Foto|ist\okb

News Feed