oleh

Mobile Training Team Turut Serta Dihadiri Danramil 14/Raya Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun

Simalungun  |  Kegiatan Mobile Training Team (MTT) kepada Babinsa yang akan mendampingi Ba Abit Dikjurba Otsus TNI AD tahun 2021 dengan tema “Prajurit TNI AD yang Adaptif, Profesional, Berwawasan Kebangsaan, Nasionalis dan Cinta NKRI”, dalam hal ini Komandan Koramil (Danramil) Kapten Arm Muslimin Saragih, S.E, beserta 3 orang anggota Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 14/Raya jajaran Kodim 0207/Simalungun turut serta melaksanakan kegiatan Mobile Training Team (MTT) yang dilaksanakan bertempat di Rindam l/BB Kota Pematang Siantar, Sabtu (09/10/2021).

Pada pelaksnaaan kegiatan Mobile Training Team (MTT) tersebut, sumber daya manusia pada organisasi Satkowil memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap keberhasilan dalam melaksanakan tugas yang diembannya. Tuntutan tugas Satkowil pada saat ini semakin kompleks, khususnya dalam hal pembinaan teritorial untuk mewujudkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara.

Dalam rangka upaya peningkatan kemampuan Apkowil TNI AD melakukan berbagai terobosan, kebijakan dan program kegiatan baik oleh pusat maupun daerah. peningkatan kemampuan teritorial Bintara Abit Dikjurba Otsus TNI AD dalam mendukung tugas teritorial tahun 2021 merupakan salah satu program staf teritorial TNI AD yang difokuskan pada peningkatan kemampuan penguasaan tugas teritorial dan peningkatan wawasan kebangsaaan serta nasionalisme kepada personil TNI AD tahun 2021 yang akan ditugaskan di Satkowil wilayah Papua.

Pembekalan secara berkesinambungan sebelum personel tersebut memasuki medan penugasan sesungguhnya. Dengan harapan selain kemampuan berfikir dan bertindak dalam setiap pelaksanaan tugas, para personel tersebut diharapkan memiliki tingkat kecintaan yang lebih terhadap negara Indonesia sehingga dapat menjadi agen untuk mempererat persaudaraan ditanah Papua. “Terlebih seperti yang diketahui, pandemi Covid-19 belum berakhir dan tugas ke depan juga harus membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana alam, sehingga sangat perlu menambah ilmu dan pemahaman teritorial melalui program MTT,” urainya.

 

 

Berita Lainnya