oleh

Mobil dan Uang Miliaran Raib Digasak 4 Perampok Bersenjata Laras Panjang di Carefour

OKEBUNG|
Aksi perampokan bersenjata api kembali terjadi di Medan,Sumatera Utara.Kendati pihak Kepolisian Resort Kota Medan(Polresta)selalu menggiatkan patroli ,namun tak membuat gentar para pelakunya untuk melakukan aksi.Buktinya,
terjadi perampokan uang hampir 5 miliar berikut mobil jenis Daihatsu Luxio Hitam BK 1170 JT pengangkut pengisi mesin ATM dari PT Swadarma Sarana Informatika (SSI) di pelataran parkir lantai II, Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan,Minggu (31/08/2014)sekira pukul 14.30 WIB.

Informasi dirangkum okebung.com dilokasi kejadian menyebutkan,empat pelaku berhasil membawa kabur uuang tunai hampir 5 miliar berikut mobil
milik PT SSI yang bergerak di jasa pengisian uang ke mesin Anjungan
Tunai Mandiri (ATM) Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Menurut Hamdi selaku supir PT SSI mengatakan bahwa sebelum masuk ke
dalam Plaza Medan Fair pintu mobil dalam keadaan terkunci. “Sebelum masuk
ke dalam Medan Fair saya memastikan semua pintu mobil dalam keadaan
telah terkunci,” ujarnya.

Dijelaskan, sebelum ke Plaza Medan Fair mereka terlebih dahulu mengisi
uang ke mesin ATM yang berada di Supermarket Ramayana di Jalan SM.
Raja, Medan. “Kami tadi habis dari Ramayana Jalan SM. Raja bang, usai
dari Ramayana kami langsung ke Medan Fair untuk mengisi uang ke ATM
BRI,” aku Hamdi kepada okebung.com.

Sementara itu, Chandra bertugas sebagai Staf Restok ketika dikonfirmasi
di lokasi TKP enggan memberikan
komentar terkait pencurian tersebut. “Gak tau saya bang, saya pun lagi
pening ini,” aku Chandra.

Ditempat terpisah, Edo salah seorang petugas parking yang saat itu
sedang bertuas di area parkir tersebut mengatakan pelaku sebanyak
empat orang berbadan tegap membawa senjata laras panjang diduga oknum anggota anggota polisi.

“Saya kira mereka anggota polisi, makanya saya tidak curiga sama sekali terus
saya biarkan saja mereka pergi, karena saya lihat mereka membawa senjata api laras panjang bang,” ungkap Edo.

Atas kejadian ini, petugas tim Identifikasi Polresta Medan turun ke
lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram saat ditemui
sejumlah wartawa enggan memberikan komentar dan sebaliknya Kasat
Reskrim Polresta Medan ini malah mengusir sejumlah wartawan yang
hendak mengkonfirmasinya.”Sana-sana kalian, saya lagi pusing,” cetus
Kompol Wahyu Bram kepada wartawan.

Sementara itu,Kapolsek Medan
Baru Kompol Nasrun Pasaribu didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Baru
Iptu Pol Alexander Piliang mengungkapkan kasus ini masih dalam proses penyelidikan serta pemeriksaan terhadap empat orang yang kita mintai keterangan “Masih dalam proses penyelidikan serta pemeriksaan
ya,” ujar Kompol Nasrun.(Ade)
foto:ilustrasi

News Feed