oleh

Meras ,Oknum TNI Berpakaian Dinas Bawa Senpi Nyaris Dimassa

OKEBUNG |
Dituding melakukan pemerasan terhadap pemilik minyak makan,salah seorang oknum TNI terpaksa diamankan petugas Detasemen Polisi Militer ( Denpom )1/5 Medan, Sabtu (14/03/2015) siang.

Data yang dirangkum okebung.com dilapangan peristiwa tersebut bermula saat korban membawa sejumlah jerigen berisi minyak makan menggunakan mobil pick up Suzuki BK8141CW,warna putih yang rencananya hendak mengantar barang dagangannya .

Namun saat melintas di Jalan Sei Bekala , Kec Medan Baru sekira pukul 13.00 WIB,korban terkejut kendaraan miliknya di hentikan lima pria tak dikenal.

Merasa dituding minyak makan yang dibawanya ilegal kemudian ke lima pria tersebut menyuruh korban untuk berkordinasi .

Selanjutnya korban dan lima pelaku tersebut berbincang di sebuah warung makan.

Selang berapa menit usai makan bersama, lalu kelima pelaku meminta uang puluhan juta dengan alasan sebagai dana perdamaian atas barang bawaannya,merasa diperas oleh para pelaku, korban spontan berteriak rampok hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Warga yang mendengar langsung berdatangan ke lokasi dan membuat para pelaku berhamburan keluar warung.

“Pelakunya berjumlah lima orang bang,empat tentara berpakaian dinas dan satu orang lagi pakaian preman,”ungkap warga.

Merasa nyawanya terancam,lanjut sumber kemudian satu dari empat oknum TNI tersebut mengacungkan senjata ke arah warga sekitar yang menyaksikan sementara tiga rekan oknum TNI lainnya berhasil melarikan diri.

“Satu dari empat tentara itu mengeluarkan senjata dan mengarahkannya ke warga sedangkan tiga tentara lainnya meloloskan diri karena diteriaki rampok,” jelasnya.

Menerima informasi ada oknum TNI nyaris dimassa,lantas petugas unit Reskrim Polsek Medan turun kelokasi guna mengamankan pelaku.

Karena mengetahui pelaku tersebut oknum TNI,selanjutnya polisi pun langsung menghubungi Denpom 1/5 Medan.Beberapa saat kemudian petugas Polisi Militer pun turun kelokasi langsung mengamankan 1 orang oknum TNI bernisial I.Harahap dan memboyongnya.

Sedangkan 1 orang pelaku warga sipil yang diketahui bekerja sebagai Debt Colektor selanjutnya diamankan Polsek Medan Baru sementara tiga rekannya berhasil meloloskan diri.

Guna penyelidikan lebih lanjut seorang pelaku warga sipil tersebut diboyong ke Mako Polsek Medan Baru bersamaan korban membuat pengaduan atas kejadian yang menimpa dirinya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.(Jek)

News Feed