oleh

Mengubah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik

OKEBUNG|
Sejalan dengan program Gerakan Nasional Indonesia Bersih, Korem 052/Wkr Kodam Jaya melaksanakan sosialisasi pengolahan sampah organik dan sampah menjadi pupuk organik kepada seluruh personelnya.

Sosialisasi diberikan oleh Perwira Seksi Bakti Sterrem 052/Wkr Mayor Inf SG Mantri dan Serda Giono bertempat di halaman Makorem 052/Wkr Jl. Boulevard Diponegoro Lippo Karawaci Kota Tangerang.

Seperti diketahui Kementerian Pertanian terus memaksimalkan penggunaan pupuk organik sebagai komposisi utama dalam menyuburkan tanaman bagi petani-petani daerah di Indonesia yang telah banyak menggunakan pupuk anorganik. 

Pemakaian pupuk anorganik di berbagai daerah sering berlebihan, namun fungsi dari pupuk organik jarang dimaksimalkan, padahal di sekitar kita punya banyak sampah organik. Sebenarnya pengolahan pupuk organik sudah bagus, hanya saja petani sudah tergantung dan terbiasa dengan anorganik.

Hasil dari sosialisi diharapkan seluruh personel Korem 052/Wkr timbul kemauan untuk dapat memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik sehingga dapat digunakan menyuburkan tanaman dan sedikit akan mengurangi dampak buruk sampah yang saat ini menjadi salah satu problem nasional.

“Pengolahan sampah dengan cara dipermentasikan ini akan dapat mengurangi sampah rumah tangga, bahkan hasilnya dapat dijadikan pupuk untuk tanaman di lingkungan rumah” tegas Mayor Inf SG Mantri.

Sementara pembuatannya tidak sulit karena media yang digunakan mudah didapatkan seperti drum plastik bekas yang dimodifikasi, sampah organik rumah tangga, sekam padi, kotoran ternak seperti sapi/kambing, kapur dolomit, ragi kompos/cairan EM-4, air gula dan sedikit tanah.[rel]

News Feed