oleh

Mendag:Newmot Tak Bayar Royalti, Indonesia Bakal Rugi Rp11 Triliun

OKEBUNG|
Menteri Perdagangan mengatakan bila Newmont gagal melakukan ekspor, Indonesia akan mengalami kekurangan pendapatan USD1 miliar atau setera dengan Rp11 triliun jika mengacu kurs Rp11.000 per USD. Karenanya, dia berharap Newmont dapat menyelesaikan masalahnya dengan mitra kerjanya.

“Kalau dari Newmont saja itu bisa mencapai USD1 miliar kekurangannya, jadi saya lagi berusaha dan berharap Newmont bisa mendapatkan kesepakatan dengan mitranya untuk membangun smelternya,” ujarnya saat ditemui di Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (12/9/2014)melansir pemberitaan okezone.com.

Dia mengatakan, semangat yang ada saat ini adalah semangat hilirisasi. Dia mengungkapkan, Indonesia seharusnya bersusah-susah dahulu, baru bersenang-senang kemudian.

“Artinya kalau terjadi defisit karena Newmontnya tidak berhasil ya ini adalah risiko. Karena kenapa? Nilai tambah begitu Newmont mengembangkan smelter untuk konsentrat tembaga dan emas nya itu luar biasa untuk perekonomian di Indonesia,” kata dia.

“Menciptakan lapangan kerja yang besar dan menciptakan kesejahteraan, ini kan yang kita mau,” tambahnya.

Dengan demikian, pada kuartal III mendatang, secara agregat sampai Juli ini memang masih defisit USD1 miliar. Meski demikian, dia menilai hal ini bukan skenario terakhir,  mengingat pemerintah masih memiliki waktu tiga bulan untuk mencapai target.

“Memang masih defisit, tapi kan ini kita masih melihat sampai akhir September. Seperti saya utarakan sampai detik terakhir pun kalau di detik terakhir, apa pun bisa terjadi,” tutupnya. (Net)

Foto:Net/

News Feed