oleh

Mau Merampok Sepeda Motor,Pria Malang Tewas Dihajar Massa

OKEBUNG |
Memang, aksi perampokan merupakan tindakan kriminal yang sangat beresiko tinggi hingga bisa menghantar pelakunya ke liang lahat. Tapi, saat ini tindakan tersebut sangat diminati di tengah masyarakat. Bisa jadi, itu lantaran sulitnya pekerjaan menjadi salah satu faktornya. Seperti yang dialami lelaki tanpa identitas yang tewas dihakimi massa lantaran hendak merampok sepeda motor Honda Blade warna kuning jeruk dengan nopol BK 5116 AEL milik Syamsul Kelana (29) warga Jalan Kongsi Dusun III,Desa Marindal I Kec Patumbak Kab Deli Serdang,Prov Sumatera utara di Jalan Turi Kel Timbang Deli Kec Medan Amplas, Rabu (08/10/2014 )sekira pukul 23.00 WIB.

Informasi yang diperoleh di Polsek Patumbak, Kamis (09/10/2014) siang menyebutkan, saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Honda Blade baru pulang kerja. Lantaran sudah terbiasa melintasi kawasan tersebut,korban pun tidak memiliki firasat buruk akan menimpa dirinya.

Lantas korban pun dengan santai melintasi Jalan Turi Kec Medan Amplas tersebut sendirian berharap bisa dengan mulus tiba di kediamannya. Namun sayang, belum lagi dirinya memasuki Jaalan SM Raja Medan,korban melihat dari kejahuan dua orang lelaki berdiri tepat di tepi Jalan Turi.

Lantaran tidak mengetahui kalau dirinya menjadi target operasi kedua lelaki tersebut,korban pun dengan tenang melajukan sepeda motornya. Alangkah terkejutnya korban saat hendak melewati kedua priia tersebut.

Pasalnya, saat itu kedua pria yang tidak dikenalnya itu menghadang laju sepeda motornya.

“Dihadang mereka saya pas lewat didepan mereka. Makanya berhenti,” ucapnya Syamsul kepada petugas.

Kemudian,sebutnya, kedua pria tersebut pun berusaha merampas sepeda motor yang sedang ditungganginya. Karena tidak mau barang miliknya diambil kedua pria tersebut,lantas korban pun melakukan perlawan.

“Sempat berantam saya sama mereka. Karena saya kalah tenaga, saya kemudian teriak minta tolong,” ungkapnya.

Beruntung bagi korban,saat itu teriakannya di dengar warga yang membuat warga pun mendatangi lokasi kejadian. Saat itu, warga sempat mengepung kedua pelaku. Tapi sayang, saat itu salah seorang dari pelaku berhasil melarikan diri sedangkan seorang lagi berhasil ditangkap warga.Lantaran kesal dengan aksi pelaku, warga pun kemudian menghakiminya hingga pelaku tewas.

Terpisah,Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Pol Ikadek mengatakan, melihat kondisi pelaku yang sudah sangat parah tersebut, pihaknya langsung membawa pelaku ke RS Pirngadi Medan guna mendapat perawatan intensif. Tapi sayang, baru dua jam mendapat perawatan medis, pelaku tersebut pun menghembuskan nafasnya.

“Sudah sempat kita beri pertolongan medis samanya. Tapi, baru duaa jam dia mendapat perawat sudah meninggal. Bahkan, kita pun tidak mendapat data mengenai dia. Soalnya, tidak ada identitasnya yang kita ketemui,” ucapnya singkat.

Hingga saat ini, jenazah perampok malang tersebut masih bersemayam di ruang jenasah RS Pirngadi Medan. (siagian)
Foto:Ilustrasi

News Feed