oleh

Mau Main ‘Judi’ Aman,Datanglah ke Agogo Live Musik di Eks Bandara Polonia

OKEBUNG|
Sekarang di Medan sudah ada permainan diduga judi jenis batu goncang Live Musik Dendang Melayu ‘Agogo’ dengan menyajikan hadiah menggiurkan.

Selain aman dan tak ‘tersentuh hukum’,lokasinya juga tidak jauh dari rumah para petinggi militer dan Gubernur Sumut.Bahkan masih satu kecamatan pula lokasi permainannya dengan kediaman para pejabat.

Jika anda warga Medan tentu sudah mengenal dengan Cafe Parpol yang berada di Kelurahan Sukadame, Kecamatan Medan Polonia.

Nah,dilokasi eks Bandara Polonia itulah permainan milik para pria etnis Tionghoa bernitial SW,Ap,JC dan Sk yang kesemuanya warga Medan, namun berbisnis di ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dengan bergeleng kepala sembari mendengarkan pantun melayu,para pemain dengan enaknya memegang kupon.

“Betapa hati tak kan riang,jika kamu tak datang kemari.Bila kau tidak berdendang,harapan nan jauh tuk menggapai.

“Mendengar dendang melayu,jangan lupa datang kemari,masuk pintu dapat karcis,janganlah lupa sisipkan”

“Laksamana raja di deli,bersemayam dibatu,ahai hati siapa tak tepaut,mendengar lagu dendang melayu.Tanam pinang rapat-rapat,agar buah hasilnya bagus,kupinang Dinda tak dapat-dapat,karena lupa beli sepatu (57).

Begitulah contoh kiasan lirik bait permainan ala live musik melayu yang diduga berbau ‘judi’

Terkait dengan adanya temuan wartawan tentang dugaan permainan judi jenis batu goncang dengan modus Live Musik Dendang Melayu Agogo di bekas Gerai Indomaret domistik yang berada di Eks Bandara Polonia ternyata terbukti bahwa live musik tersebut diduga berbau permainan ‘judi’.

Hal ini terkuak setelah tiga wartawan mendatangi lokasi permainan tersebut pada Kamis (05/02/2015)malam.

Atas temuan itu,saat dikonfirmasi ke pihak TNI AU melalui Kapten Sudjarwoto mengatakan bahwa permainan batu goncang live musik itu hanya peresmiannya saja disini (eks bandara polonia,red),kalau permainan lanjutannya ditempat lain mereka buka.

“Pembukaannya saja disini,sekarang sudah tutup ko,”katanya kepada wartawan.

Mendengar apa kata perwira tersebut selanjutnya tiga wartawan kelokasi permainan dan mendapati bahwa permainan tersebut masih buka.

Merasa dibohongi lantas ketiga wartawan tersebut menghubungi kembali Kapten Sudjarwoto.

“Bapak bohong aja sama kami,ngapain ditutupi pak,dari tadi kami dilokasi ini melihat situasi permainan dan ingin mengetahui siapa saja yang datang dan membackingnya ,”ujar salah seorang wartawan melalui handphone.

“Saya gak tau lho itu buka lagi,intinya saya memang gak tau selaku bawahan.Tunggu disitu ya kita ketemu,”kata DN menirukan ucapan perwira tersebut.

Beberapa saat kemudian munculah Kapten Sudjarwoto dan mengajak ketiganya membahas permasalahan itu di pintu masuk Cafe Parpol.

“Benar toch saya gak tau namanya disuruh kemari.Ntar saya hubungi pemiliknya yaa,”katanya berkilah.

Usai berbicara melalui handphonenya ke bigbos batu goncang berinisial Sw,lantas sang perwira tersebut memohon agar cari jalan baiknya.

“Sudahlah,berteman saja kita,bagaimana cari jalan tengahnya saja kata bos,”sebutnya sembari berkelakar seraya menambahkan agar menyuruh ketiganya menunggu.

Setelah berbicara,sang kapten beranjak meninggalkan ketiganya dan menemui big bosnya. Namun,lima belas menit kemudian muncul dua pria berbadan tegap berambut cepak yang menurut sang kapten anggota TNI setempat.

“Ada perlu apa bapak-bapak ,”tanyanya sembari menyalami ketiga wartawan.

Kami hanya menunggu bos pemilik Agogo didalam itu pak,dan sudah janji sama Kapten Jarwoto mau ditemukan dengan bosnya,”kata salah seorang wartawan kepada keduanya.

Mendengar apa kata sang wartawan keduanya pun terdiam dan menunggu ditempat menunggu kedatangan sang Kapten.

Sejurus kemudian,tibalah sang Kapten dan berbicara dengan kedua bawahannya.

“Sudahlah,hanya kalian yang tau,kan.bosnya sebentar menghubungi .Pokokne ini gak ada kaitannya dengan pihak lanud,sama-sama makan lho,”ujarnya sembari tertawa cekikikan.

Usai menghubungi sang big bos berisial Sw dan Sk,sang perwira tersebut mengatakan bahwa bos -nya mau berteman sama kalian.

Namun,beberapa saat kemudian muncul seorang pria mengaku fotografer salah satu media cetak terbitan Medan bernama Hermansyah.

“Kalian wartawan ya,saya disuruh kesini,katanya ada wartawan datang mempertanyakan masalah bisnis Live Musik itu,”katanya seraya menambahkan bahwa dirinya tidak pernah lihat dan tidak ada yang mengenal tiga wartawan yang datang.

Lanjutnya,kalau mau beritakan jangan bawa-bawa nama lanud ya,karena mereka gak tau.Beritakan saja asal jangan bawa nama lanud.

“Beritakan saja bang,tapi jangan bawa nama Lanud ya.Mereka sudah kerjasama dengan kami.Kalian wartawan mana dan saya gak pernah lihat,kalau aku sering mangkal di warkop,”sebutnya lagi.

Mendengar perkataan oknum fotografer itu,lantas ketiga wartawan emosi dan sempat terjadi perang mulut.

“Kau siapa,dan apa urusan kau didalam sini,kalau kau gak kenal kami.Besok pasti kenal,dan kami sudah ketemu sama orang dalamnya,”ujar salah seorang wartawan.

Merasa tersudut lantas pria Ngaku fotografer itu beranjak meninggalkan ketiga wartawan dan menemui oknum TNI yang sedang berada dilokasi itu.

“Bang ini bukan judi dan murni Live Musik,sampeyankan anak TNI AU juga.Dan lagipula pihak Poldasu,Polresta Medan,Pariwisata dan dinas terkait semua sudah datang dan mengatakan ini bukan judi.Hadiah pun jika besar kami antar sampai tempat dikawal,”ujar salah seorang pria berambut cepak kepada okebung.com.

Bigbos yang dimaksud,Sw,saat dikonfirmasi mengatakan kita berkawan saja dan bagus-bagus saja kita berteman,”ucapnya dari balik handphone.

Usai Sw berbicara,sang kapten mengatakan,bosnya minta surat tugas liputan disini,KTP,Kartu Pers,jika. Mau berteman dengan bos”ucapnya singkat.

Mendengar apa kata oknum perwira tersebut,lantas salah seorang wartawan mengatakan kami hanya mau tanya permainan live musik agogo itu judi apa tidak,bukannya mau apa-apa kami,”ujar salah seorang wartawan.

Pantauan,dengan kedatangan tamu tak diundang, terlihat beberapa oknum TNI berdiri-diri diseputaran lokasi memonitor kedatangan tiga wartawan tersebut.(H07)

Teks Foto|Undangan Peresmian Live Musik Agogo Dendang Melayu Batu Goncang\ist\okebung.com\

News Feed