oleh

Mau Beli Bolu Meranti,Keluarga Jenderal Polisi di Rampok Medan

OKEBUNG|
Aksi perampokan semakin mengganas saja akhir-akhir ini di Medan. Sepertinya Medan sudah darurat perampok.Karena nyaris tiap harii ada korban perampokan yang datang ke kantor polisi untuk membuat laporan.Sepertinya,pihak polisi harus lebih giat lagi melakukan patrolinya.

Kali ini,korbannya mengaku keluarga jenderal polisi terpaksa mendatangi Polsek Medan Baru,Selasa (25/11/2014) sekira pukul 20.00 WIB,karena tas berisi uang,handphone merek Samsung,KTP,beberapa kartu kredit,tiket pesawat dan surat berharga lainnya dirampok di Jalan Meranti,Kel Sei Putih Timur 1,Kec Medan Petisah.

Atas kejadian tersebut, dua dosen Unisba Bandung, Nurrahmawati (55) warga Komplek Griya Bukit Mas Blok D3 No.8,Bandung,Provinsi Jawa Barat,dan dr.Ani Yuningsih (51) warga Komplek Griya Bukit Mas Blok D3,No.1 Bandung mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Informasi dirangkum okebung.com di Mapolsek Medan Baru menyebutkan,kejadian perampokan tersebut bermula disaat korban menumpang becak bermotor BK 1785 CU dari Hotel Santika Dyandra hendak makan Mie Aceh sekaligus mau membeli oleh-oleh Bolu Meranti untuk dibawa ke Bandung.

“Kami besok mau pulang ke Bandung,jadi mau beli oleh-oleh Bolu Meranti,”ujar korban kepada okebung.com di Mapolsek Medan Baru.

Namun,pas di Jalan Meranti korban di pepet oleh dua pelaku mengendarai sepeda motor jenis Bebek.Sellanjutnya pelaku berpura pura menuduh pengendara betor telah menabrak sepeda motor mereka sembari mengeluarkan klewang mengancam kedua korban.

“Dua pria itu memepet langsung keluarkan senjata tajam sejenis pedang bang,makanya berhenti kami,”ucap korban.

Selanjutnya kedua pelaku meminta tas korban sembari mengancam dengan sajam.Merasa terancam nyawanya,lantas korban pun langsung menyerahkan barang bawaan.

“Kami serahkan saja bang,daripada mati kami.Ngeri kali Medan ini masih jam segitu pun sudah beraksi perampok,”sebut kedua korban.

Masih dikatakan korban bahwa dirinya mengaku keluarga Wakapolri pak Badrodin Haiti.

“Saya keluarga jenderal polisi bang,sudah saya hubungi bapak dan bapak hubungi kepimpinan polisi disini,”ujarnya seraya menanyakan siapa kanit reskrim disini.

Pantauan,pasca kejadian menimpa korban belasan personil Polsek Medan Baru terlihat sibuk untuk cek tkp dan melayani keluarga petinggi Polri ini.Selain itu terlihat juga beberapa orang personil unit Jahtanras Polresta Medan di halaman Mapolsek Medan Baru.

Sementara itu,korban terlihat sibuk menerima panggilan handphonenya.Hingga pukul 23.00 WIB korban masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Baru,dan puluhan polisi sibuk melakukan pengejaran kedua pelaku.(zan)

News Feed