oleh

Massa Aliansi Peduli Demokrasi Desak Ketua KPU Ditangkap

MALANG -OKB|
Ratusan massa gabungan dari mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Peduli Demokrasi Malang,Selasa (12/08/2014) siang menggelar aksi unjuk rasa di Stadion Gajayana menuju Balai Kota Malang dan berakhir di Alun-Alun Malang.

Aksi massa yang dikordinatori oleh Muhamad Hariyanto ini membakar keranda dan foto Ketua KPU, Husni Kamil Manik itu meminta dan mendesak agar Ketua KPU ditangkap.

Dalam orasinya, koordinator aksi, menyampaikan aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap kisruh Pilpres yang kini sedang disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, KPU adalah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas kisruh tersebut.

“Kisruh Pilpres itu dalangnya ada di KPU. Karenanya Husni, selaku Ketua KPU harus ditangkap dan Presiden SBY harus segera mencopotnya,” pintanya.

Selain itu, menurut dia, pilpres harus diulang karena KPU tidak melaksanakan rekomendasi dari Panwas sesuai dengan UU Pemilu.

“Karenanya persoalan kini muncul. KPU yang curang memicu kisruh Pilpres,” sebutnya.

Hariyanto mengatakan, kisruh Pilpres akan berakhir jika dilakukan pemilihan ulang.

“Karenanya, Presiden SBY harus turun tangan. Jangan hanya diam tak mau tahu soal kisruh Pilpres. Kasihan rakyat kecil dan demokrasi Indonesia,” ungkap dia.

Hariyanto juga menyampaikan bahwa rakyat Indonesia harus menolak intervensi asing dalam proses demokrasi Indonesia.

“Kita sudah muak melihat intervensi asing. Rakyat Indonesia bukan budak asing,” katanya,seperti diberitakan kompas.com.

Usai orasi, massa langsung membakar keranda bertuliskan “Demokrasi Telah Mati”. Massa aksi juga membakar beberapa foto Ketua KPU Husni Kamil Manik serta poster bertuliskan “Tangkap Ketua KPU Pusat” dan “SBY harus copot Ketua KPU”.

“Bakar keranda ini sebagai simbol bahwa demokrasi di Indonesia sudah mati. Dan yang bertanggung jawab adalah Ketua KPU pusat. Karena dia pelaksana Pilpres yang curang,” tegasnya.(Admin) (kps)

Foto:Net/

News Feed