oleh

Maraknya Penjualan Wanita Poldasu akan Razia Salon & Spa

OKEBUNG|
Maraknya penjualan wanita di bawah umur, membuat Subdit IV/ Renakta Ditreskrimum Polda Sumut bakal bongkar perdagangan manusia yang ada, di Kota Medan dan Binjai.

Terutama dengan modus salon spa, untuk itu pihaknya akan ‘menyisir’ sejumlah tempat maksiat tersebut.
Dan langkah yang dilakukan itu terutama untuk menangkap germo dan mucikarinya.

“Kita dengan tim yang sudah dibentuk akan menyisir lokasi-lokasi penjualan wanita di bawah umur yang banyak di Medan dan Binjai,” ungkap Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Dul Alim melalui Kasubdit IV/Renakta AKBP Faisal Napitupulu kepada wartawan, Rabu (27/05/2015).

Mantan Kasat Intel Polresta Medan ini menambahkan bahwa Polda Sumut tidak akan membiarkan para germo yang mempunyai jaringan itu,

“Kita sikat semua germo-germo yang melakukan penjualan wanita dibawah umur,”tegas Faisal.

Sebelumnya, Polda Sumut telah berhasil menangkap seorang penjual wanita bernama Srirafian Bin Munari alias Rere (34), warga Desa Sangga Lima Tanjung Pura, Kabupaten Langkat dengan korban dua orang wanita berinisial A dan W di Hotel Lestari Jalan Sukarno Hatta Kilometer 18, 1 Binjai.

Dari lokasi itu petugas berhasil mengamankan barang bukti uang tunai Rp 1.250.000 dan tiga unit telepon seluler bermacam merek.

Tersangka yang sudah dijebloskan ke penjara itu, telah melakukan tindak pidana perdagangan orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Undang-undang RI No 21 Tahun 2007 tentang perdagangan orang atau Pasal 296 KUHpidana tentang kejahatan terhadap kesusilaan.

Karena itu, Polda Sumut mengharapkan kerjasama dari masyarakat yang menjadi korban perdagangan manusia.
“Kita inginkan Medan aman dari perdagangan manusia,” jelas Faisal.

Menurut Faisal, Sumut salah satu yang tinggi dalam perdagangan manusia. Tanpa ada tindakan nyata dan tegas, penjualan wanita bisa menuju ke luar negeri,”pungkasnya.[el]

Foto|Faisal Napitupulu\dok\net\

News Feed