oleh

Mantan KaBIN Dinilai Bisa Tutupi Kekurangan Jokowi di Bidang Intelijen

JAKARTA-OKB|
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN)AM Hendropriyono ditugaskan oleh presiden terpilih Joko Widodo untuk menjadi penasihat tim transisi pemerintahan. Penunjukan Hendropriyono ini dinilai tepat karena mampu menutupi kekurang Jokowi di bidang intelijen.

“Pengalaman dan keahlian Hendropriyono mampu mengisi kekurangan Jokowi di bidang intelijen,” ujar Peneliti Terorisme dan Intelijen dari UI Ridlwan Habib melalui siaran pers, Minggu (10/08/2014).

Menurutnya, bidang intelijen sangat dibutuhkan pemerintahan Jokowi untuk menjaga stabilitas negara. Ridlwan mengingatkan agar pengumpulan informasi yang dilakukan intelijen tidak dianggap remeh pula.

“Jika terjadi kejadian gangguan keamanan misalnya peledakan bom, publik ramai-ramai menyalahkan intelijen dianggap gagal. Hal-hal semacam itu jangan sampai terulang di era Jokowi, karena itu perlu masukan dari pelaku intel yang mengalami langsung seperti Hendropriyono,” kata Ridlwan.

Hendropriyono layak dijadikan penasihat karena selain pelaku langsung juga sangat memahami teori. “Jangan lupa, Hendropriyono adalah profesor dan guru besar Ilmu Intelijen satu-satunya di Indonesia. Disertasinya di UGM tentang filsafat intelijen, ” ujar Ridlwan.

“Saya kira Pak Jokowi sangat hati-hati dan cermat memilih orang. Pak Hendropriyono bukan dipilih dengan tutup mata, namun karena memang punya kualitas,” tutupnya (internet).

Foto:AM Hendropriyono/Net/

News Feed