oleh

Manfaatkan Warung Kopi, Prajurit TNI AD Tingkatkan Binter Guna Mewujudkan Pertahanan Nasional

By Ryan Noer Sinaga

OKEBUNG|
Komunikasi sosial (Komsos) merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan serta tempat menjalin silaturrahmi guna membangun komunikasi dialogis untuk menyampaikan himbauan atau pesan kepada masyarakat dan perangkat lainnya.

Komsos juga untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok TNI khususnya Babinsa serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, secara rutin dan berkesinambungan melaksanakan komunikasi sosial (Komsos).

Guna mewujudkan pembinaan teritorial (Binter), maka dari itu para Babinsa jajaran Kodim 0201/BS Medan rutin melaksanakan komsos dengan warga binaan.

Karena, dengan komsos membuktikan bahwa tidak ada batasan antara TN AD dengan warga sehingga dengan komunikasi yang selalu terjalin ini bisa menjadi contoh daerah lain dalam menjaga wilayahnya tetap aman.

Komsos yang dilakukan para Babinsa menjadi bukti bahwa TNI AD dan rakyat tetap kompak dan kuat sehingga terwujud ketahanan dan pertahanan wilayah.

Sebagaimana diketahui bahwa salah satu tugas TNI AD adalah pemberdayaan wilayah pertahanan di darat yang dijabarkan melalui kegiatan pembinaan teritorial (Binter), guna meningkatkan geografi, demografi dan kondisi sosial menjadi Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh untuk kepentingan Pertahanan Negara.

Dalam penyelenggaraan Binter yang dilaksanakan dengan menggunakan tiga metoda Binter salah satu diantaranya adalah metoda komunikasi sosial (Komsos)
Agar Komunikasi Sosial sebagai salah satu metoda Binter TNI AD dapat dilaksanakan secara terarah dan mencapai sasaran yang diharapkan.

Komunikasi sosial (Komsos) merupakan senjata andalan para Babinsa untuk. Mewujudkan pembinaan teritorial (Binter) Satuan TNI AD. Komsos rutin yang dilakukan Babinsa di wilayah binaan juga menciptakan kenyamanan bagi masyarakat dan mewujudkan Kemanunggalan TNI Rakyat.

Komsos juga sarana berdialog untuk mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik. Hal inilah yang dilakukan anggota Jajaran Babinsa Kodim 0201/BS guna mewujudkan Binter, Bintahwil demi Pertahanan Nasional.

Selian itu, komunikasi sosial (Komsos) merupakan sarana efektif bagi Babinsa untuk dapat berinteraksi langsung dengan warga desa binaanya dengan sederhana untuk mengetahui dan menyampaikan informasi maupun kondisi lingkungan , dan dengan komsos pula prajurit TNI AD mampu menangkal dan mendeteksi segala permasalahan yang akan muncul.

Deteksi dini dan Cegah Dini (Deni dan Ceni) salah satu metode para Babinsa untuk mengatasi segala permasalahan yang akan timbul ditengah-tengah masyarakat.

Seperti saat ini,ditengah Bangsa Indonesia sedang dilanda wabah Virus Corona.Para prajurit TNI AD, mulai dari Tingkat Perwira Tinggi (PATI),Perwira Menengah (PAMEN), Perwira Pertama (PAMA), Bintara hingga ke Tamtama, semuanya dikerahkan untuk ikut mengatasi permasalahan skala dunia Wabah Virus Corona (Covid-19).

Sejak media Marer 2020 hingga saat ini Oktober 2020,para prajurit TNI AD bersinergi dengan instansi dan komponen masyarakat untuk menangani wabah mematikan Corona.

Terlebih-lebih lagi dalam mengatasi Virus Corona peran Babinsa menjadi ujung tombaknya dilapangan.Seperti di Kota Medan, mereka para Babinsa jajaran Kodim 0201/BS Medan mulai dari Koramil 01-16 semuanya dikerahkan membantu percepat penanganan wabah Virus Corona.

Dengan berbagai kegiatan, para prajurit TNI AD yang kerjanya benar-benar nyata dimata masyarakat tersebut rela meninggalkan keluarga demi rakyatnya tercintam

Meskipun harus mempertaruhkan nyawanya melawan Virus Corona, para Babinsa tersebut terus melaksanakan tugasnya dengan manfaatkan Komsos -Nya.

Disaat masyarakat dirumahkan (Stay Home),bagi prajurit TNI AD (Babinsa), tidak ada yang libur, mereka terus bekerja dan bekerja. Dari pintu ke pintu (Door To Door), warung ke warung dan dengan berbagai kegiatan penyemprotan, sosialisasi,Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan lainnya mereka lakukan demi Rakyat dan Negara.

Upaya kerja keras prajurit TNI AD dari mulai tingkat bawah hingga atas semuanya tanpa batas dan lelah. Meskipun kadang ada segelintir celotehan terdengar ada yang tidak takut Virus Corona. Bagi prajurit TNI AD tidak ada masalah,mereka terus bekerja dan bekerja guna percepat penanganan Virus Corona.

Bahkan, disaat santai di warung kopi sekalipun,para Babinsa jajaran Kodim 0201/BS, terus melaksanakan tugasnya. Dengan komsos bersama warga binaan, Babinsa selalu memberikan himbauan bahaya Covid-19,Sosialisasi 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan Dengan Sabun).

Selain memberikan himbauan terkait Covid-19,peran Babinsa Kodim 0201/BS disini juga selalu berenteraksi bersama warga masyarakat binaan dengan memberikan pehamanan bahaya dan cegah tangkal Radikalisme,bahaya Narkoba dan juga mewujudkan Binter dengan berbagai kegiatan seperti Serbuan Teritorial mengajak masyarakat gotong rotong.

Selain itu,peran Babinsa juga meningkatkan kerjasama dan keharmonisan antar aparat komando kewilayahan (Apkowil),melalui pembinaan peta jarak jaring teritorial wilayah bersama komponen masyarakat dari berbagai lapisan.

Pengabdian dan rasa cinta tanah air sudah harga mati bagi prajurit TNI. Pengabdian dan Kesetiaan Tanpa Batas Prajurit TNI dalam Misi Kemanusiaan dan Sosial sungguh sangat mulia dan sangat membantu rakyat.Dan misi sejahterakan rakyat merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit TNI yang ditugaskan.

Sering kita dengar celoteh ” Pergi kerja pagi pulang malam sudah banyak mengeluh, gaji kecilah pengeluaran banyaklah. Namun, bagi prajurit TNI AD pergi dan tak pulang selama sembilan hingga sepuluh bulan tak ada mengeluhnya. Itulah TNI, demi negara dan rakyat rela berpisah dengan keluarga selama sembilan bulan demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Track record dan nama besar TNI AD selama ini ini sudah tidak diragukan lagi untuk mengabdi kepada Negara dan Rakyat. Berbagai kegiatan operasi militer selain perang (OMSP) yang dilaksanakan para prajurit TNI sudah banyak faedah dan gunanya bagi Bangsa dan Negara, khususnya bagi Rakyat.

Selain sukses dalam OMSP, para prajurit TNI yang profesional juga namanya telah mengharumkam di kancah dunia internasional dalam berbagai event yang digelar. Tak ayal TNI semakin dicintai Rakyat dan namanya harum dimana-mana. Keberhasilan TNI menjadi profesionalisme berkat banyaknya dukungan dari segala pihak komponen Bangsa Indonesia.

Kita semua mengetahui bahwa TNI dikenal sebagai pasukan militer yang mempunyai kemampuan seperti Jago Perang, Jago Tembak, Jago Beladiri dan Jago Navigasi untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Invasi Negara Asing yang ingin merongrong Negeri ini. Namun dimasa damai, TNI dituntut untuk melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OPMS) yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup rakyat Indonesia dengan berbagai kegiatan Operasi Teritorial (Opster) TNI.

Semua mengetahui bahwa prajurit TNI atau lebih dikenal dengan sebutan Tentara kerjanya benar-benar patut dibanggakan dan diacungkan jempol semua pihak. Karena prajurit berseragam loreng itu bukan hanya ditugaskan untuk berperang dan menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) saja. Ternyata tugas dan kewajibannya benar-benar sesuai Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI.

Buktinya, dimasa damai TNI terpaksa meletakan senjatanya untuk membantu rakyat Indonesia dengan berbagai kegiatan yang diperintahkan Komando Atas. Seperti yang terjadi saat ini, seluruh dunia terkena wabah Virus Coronavirus Desease 2019 (Covid-19), khususnya di Indonesia.

Datangnya musibah wabah yang saat ini belum ada penawarnya tersebut membuat para Medis dan seluruh komponen Bangsa Indonesia, khususnya TNI AD bahu membahu mencegah dan mencegah dengan berbagai upaya agar korban tidak bertambah.

Dengan senjata andalan Komunikasi sosial yang merupakan salah satu metode Binter prajurit TNI AD terus berupaya menangkal, mencegah dan memerangi Covid-19.

Melalui komunikasi para Babinsa Jajaran Kodim 0201/BS Medan terbentuknya suatu aktualisasi diri pribadi, stabilitas sosial, tertib sosial, penerusan nilai nilai lama dan baru di masyarakat sehingga dapat memupuk, membina dan memperluas kesadaran masyarakat.(red)

News Feed