oleh

Main Judi dan Miliki Ganja,Mahasiswa Unimed Meringkuk di Sel Polsek Medan Timur.

MEDAN TIMUR-OKB|
Apes nasib,Sulaiman alias Kurok (30). Pasalnya, saat dirinya baru saja menjalankan bisnis menjual ganja kering, warga Jalan Setia Barat Gang Namin, Kecamatan Medan Perjuangan ini justru langsung tertangkap saat sedang asik bermain judi di dekat rumahnya, Rabu (20/08/2014) malam.

Selain Kurok,petugas juga mengamankan Adlin Ashar Situmorang (21) warga Jalan Satria Barat Gang Sakti, Kec Medan Perjuangan.Selanjutnya kedua sekawan ini pun diboyong petugas ke mako beserta 19,67 gram ganja yang dikemas dalam 21 amplop siap edar.

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, tertangkapnya kedua tersangka berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas Kurok cs yang kerap menjadikan sebuah rumah kosong tempat bermain judi dan mengkonsumsi narkoba. Petugas yang mendapat laporan pun langsung melakukan penyelidikan guna membuktikan kebenaran laporan tersebut.

Setelah dicek kebenarannya, petugas pun langsung mengintai lokasi tersebut. Dan alhasil, petugas pun berhasil mengamankan kedua tersangka saat sedang asik bermain judi. Setelah diamankan, petugas pun memeriksa kantong dan lokasi yang disebut sering digunakan sebagai tempat mengkonsumsi narkoba.

Saat digeledah, dari kantong celana Kurok di dapati 20 amplop ganjang kering siap edar. Sedangkan dari kantong celana Adlin di dapati 1 amplop ganja kering. Selanjutnya keduanya pun diboyong ke mako guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat diwawancarai, Kurok mengaku nekat menjual ganja lantaran kurangnya biaya hidup, mengingat dirinya hanya bekerja sebagai pekerja panglong. “Aku jual ini cuma untuk menuhi biaya sehari-hari ajanya bang. Aku kerja cuma jadi pekerja panglong, istri ku tak kerja. Mana lah cukup gaji aku untuk nafkahi istri dan kedua anakku. Dan setiap jual 1 amp ganja, aku dapat untung 1500 bang,” sebut pria kurus dan berambut gondrong ini.

Sementara Adlin saat diwawancarai mengaku saat itu dirinya hanya bermain judi saja. “Aku cuma maen judi aja sebenarnya bang. Cuma lagi, pas si Kurok kalah, digadekannya ganjanya 1 amp seharga 5 ribu sama aku. Itu la makanya aku diamankan juga,” tukas pria yang merupakan mahasiswa semester VI di Fakultas Olahraga di Unimed ini.

Disebut Adlin juga, dirinya merasa nyesal lantaran menerima gadaian Kurok. “Nyesal kali la aku bang. Aku gak makek ganjanya bang, tapi entah kenapa aku mau,” imbuh Adlin.

Sementara di tempat terpisah, petugas Reskrim Polsek Medan Timur juga berhasil mengamankan M Yusuf Al Amin alias Ucup (26) warga Jl Meteorologi Komplek PWI, Kec Percut Seituan, sesaat setelah membeli sabu-sabu dari kawasan Jl Pelita IV, Kel Sidorame Barat I, Kec Medan Perjuangan, Selasa (19/08/2014) sore.

Selanjutnya Ucup langsung diboyong ke mako beserta barang bukti 1 paket sabu-sabu, dan kreta Vario BK 6423 ABF guna proses lebih lanjut.

Kepada wartawan,Ucup mengaku memang sudah kecanduan sabu-sabu sejak 2 tahun lalu. “Sejak 2 tahun lalu aku uda konsumsi sabu bang. Aku pun makek ini supaya enak badan saat kerja bang,” ungkap pria yang mengaku sebagai buruh di pabrik komplek PWI.

Disebut Ucup juga, dirinya berharap agar keluarganya datang dan menemui dirinya. “Bang tolong bilang sama keluarga aku ya bang. Biar dijenguk orang itu aku disini. Belum tau ini keluarga aku bang,” harap biar asal Kisaran ini.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Juliani Prihartini melalui Panit Reskrim, Aiptu Supardianto saat dikonfirmasi mengatakan ketiga pelaku dikenakan 114,111,112 127 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. “Ketiganya diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Supardiant. (Ade)
Foto :Ilustrasi Ganja/net/

Foto:Ilustrasi/

News Feed