oleh

Mahasiswi Berprestasi USU Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kost

OKEBUNG|
Elpiana Ambarita (21) seorang mahasiswi berprestasi di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU),Semester IV,nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar kosnya, Jalan Jamin Ginting Gang Ganepo No 29, Padang Bulan, Senin (18/05/2015), dinihari.

Informasi diperoleh,pertama kali jasad korban ditemukan teman satu kamarnya bernama Amanda (21) yang juga mahasiswi USU.

Saat itu, Amanda baru pulang mengerjakan tugas kelompok bersama teman-temannya,dan setibanya di kamar kos,Amanda terkejut dan spontan berteriak histeris melihat korban sudah tergantung dengan tali.

Akibat teriakan Amanda,sejumlah warga dan mahasiswa lainnya pun berdatangan mencari tau apa yang terjadi.

Selanjutnya,warga pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru,dan selang berapa saat tibalah petugas Polsek Medan Baru dan Tim Inafis Polresta Medan untuk. melakukan olah tempat kejadian perkara.

Selanjutnya jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut guna dilakukan otopsi.

Terpisah,Kapolsek Medan Baru, Kompol Rony Nicolas Sidabutar, mengaku tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

“Jasad korban sempat dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi. Pihak keluarga sudah mengambil dan membawa korban ke kampung halamannya untuk segera disemayamkan. Tidak ada ditemukan tanda- tanda kekerasan ditubuh korban,” jelas Ronny.

Amanda menjelaskan bahwa , sejak dua minggu ini, korban bertingkah laku aneh tidak seperti hari hari biasanya.Korban mempunyai karakter yang berbeda dari teman sebayanya, humoris, suka bercanda, baik, suka ketawa dan selalu mengajari teman temannya dalam hal pelajaran kampus maupun kerohanian.

” Dia pinter kali bang ,periang ,humoris dan suka ngajari teman-temannya.Siapa yang mengira bang, kalau dia mangakhiri hidupnya dengan cara seperti itu, kami aja kawan dekatnya tak menyangka dia berbuat seperti itu, ga kami sangka kali lo bang. Coba abang bayangkan aja sendiri dia itu kalau dibilang orangnya sangat baik, pintar lagi, dikampus aja dia menjadi kebanggaan kawan kawan, sering mendapatkan penghargaan.Hanya saja memang beberapa waktu ini dia agak berbeda bang, ga seperti biasanya, ” kata Amanda dengan wajah. Sedih.

Sementara, teman korban lainnya, Indah Manurung (20) yang ditemui wartawan, Senin sore, mengaku, Elpiana merupakan mahasiswi pintar dikampusnya dengan IPK 4.00.”Dia (Elpiana) termasuk mahasiswi pintar di kampusnya,”jelasnya.

Menurutnya, korban sudah tiga kali berpindah-pindah lokasi kost di Medan.Memang akhir-akhir ini dia selalu diam,tidak seperti biasanya.“Cuma pembawaannya aja berbeda, yang biasanya periang jadi pendiam, ya itu aja karena orangnya suka becanda,”jelas Indah,seraya menambahkan bahwa El aslinya tinggal di Paparat,Tobasa.

“Prilakunya tadi dia (korban) aneh
kuliat bang, ga seperti biasanya, datang kekamarku diam aja, biasanya
dia ceria, humoris suka ketawa kalau udah ketemu pasti ribut. Tapi
begitu dia datang kekamarku ga lama dia langsung kekamar teman kami
Indah didepan kamarku, habis itu dia langsung masuk ke kamarnya
sendirian, ” kata Henny boru Manurung, teman korban.

Pantauan dilokasi kejadian, terlihat lokasi dipenuhi dengan warga dan teman- teman kampusnya yang ingin melihat jasad Elpiana mahasiswi kebanggan di Universitas Sumatera Utara (USU) itu.Ada beberapa rekan korban yang menjerit histeris danjatuh pingsan mengetahui teman baik dan dikenal sebagai orang yang sangat dibangga -banggakan oleh teman temannya meninggal dengancara gantung diri.

Indah Manurung (20) teman satu kosnya, menangis histeris dan
jatuh pingsan sehingga harus di gotong ke dalam kamarnya untuk di
pulihkan.

“Memang Indah dan Elpi kawan dekat bang, wajar dia menangis seperti itu sampai pingsan, apalagi dia pernah satu kamar. Elpi,(korban) ini sudah 3 kali pindah kamar dikos ini bang ‘kos Pinem’,sejak semester awal dia tinggal dikos ini,” kata Henni kerabat korban.

Sementara itu, pemilik kos Wulan Pinem (23) mengatakan, kejadian itu
diketahui setelah mendengar teriakan beberapa penghuni kamar kos
melihat temannya sudah gantung diri didalam kamar,

” awalnya, saya
kira teriakan itu main main, mungkin karena ada kecoak saya kira, karena
perempuankan biasanya geli melihat kecoak atau tikus. Tapi setelah
saya lihat kedalam kamar betul ada orang gantung diri, dan ternyata
yang gantung diri itu kawan kami juga. Kami pun langsung beritahukan
ke kepling tadi, dari kepling baru dikasi tau ke polisi, ” kata Wulan
anak pemilik Kos Pinem yang tinggal diareal kost juga.[ade\admin]

foto |ist

News Feed