oleh

Mabuk Berat,Buat Onar,Pria Tamil Babak Belur Dihajar Warga

MEDAN KOTA-OKB|
Puluhan warga yang sedang nyantai menyaksikan pertandingan Final Piala Dunia 2014 di warung kopi pinggiran kawasan Jalan Mangkubumi, Kec Medan Maimun mendadak heboh.Pasalnya,tiba-tiba seorang pria tamil dalam keadaan mabuk berat mencak-mencak sembari menantang seluruh penghuni warung kopi tersebut,Senin (14/07/2014 )dinihari.

Akibatnya,pria kulit hitam berinsial Vj (28) warga Jalan Brigjen Katamso Medan ini pun dihajar beramai-ramai oleh warga sehingga pria mabuk itu kritis babak belur terkapar di pinggir ruas jalan.

Petugas Mapolsek Medan Kota yang menerima laporan kejadian itu langsung tiba di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan proses penyelidikan dan membawa Vj (28) ke RS Mapoldasu Jalan KH Wahid Hasyim guna mendapatkanpengobatan secara medis.

Menurut beberapa warga setempat saat ditemui okebung.com di lokasi kejadian menyebutkan,awalnya seorang pemuda berkulit hitam datang dalam keadaan mabuk membuat onar dengan mengajak setiap warga yang sedang asyik menonton siaran langsung Final Piala Dunia di warung kopi sambil berteriak-teriak mengatakan jika dirinya adalah preman.

“Iya benar tadi pria hitam itu dalam keadaan mabuk babak belur dihajar warga sini yang lagi asyik nonton siaran langsung Final ┬Âiala Dunia bang. Jelaslah pria mabuk itu dihajar, pasalnya jika dirinya tadi dalam keadaan mabuk mengajak warga setempat untuk berkelahi sembari berteriak mengatakan kalau dirinya preman bang,” ujar Ahmad,saksi mata kejadian.

Lanjutnya,akibat keonaran yang dilakukannya, pria kulit hitam itu babak belur terkapar dipinggir ruas jalan sambil menjerit-jerit kesakitan. “Pas warga ramai menghajarnya, pria itu bang kita lihat langsung terkapar kritis dipinggir jalan yang tidak jauh dari lokasi jembatan ini dan beberapa saat kemudian petugas Polsek Medan Kota tiba dilokasi dengan menggunakan mobil patroli, pria itu langsung dibawa ke RS untuk mendapatkan pengobatan terhadap dirinya. Sementara beberapa saksi turut serta dibawa pihak petugas,”jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Kota melalui Kanit Reskrim AKP Faidir Chaniago, saat dikonfirmasi wartawan mengenai adanya kejadian tersebut melalui pesan singkat seluler genggam tidak ada memberi keterangan.(Ade)
Foto :Ilustrasi/Net/

News Feed