oleh

Lokasi Penemuan Ribuan Amunisi e & Detonator Bom Dulunya Rumah Anggota TNI

OKEBUNG |
Pekerja proyek menemukan ribuan peluru dan proyektil diduga masih aktif di area pelebaran Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Terkait temuan tersebut ,Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Wahyono mengatakan, dari hasil penyelidikan diketahui sebelum proyek dikerjakan, dulunya area tersebut merupakan rumah warga yang dihuni oleh Sersan Dua Djoehani, mantan anggota Batalyon 604 Kandangan Kalsel.

“Area tersebut merupakan bekas rumah mantan anggota TNI,”jelasnya.

Dia mengatakan Tim Gegana Polda Kalsel itu didatangkan pada Rabu (25/03/2015) sore, bertujuan mengecek tempat kejadian penemuan peluru serta lainnya.

“Gegana memang sengaja kami datangkan untuk melakukan steril area ditemukannya ribuan proyektil peluru,” kata Wahyono kepada wartawan di Banjarmasin, Kamis (26/03/2015).

Dalam pengecekan yang dilakukan oleh tim Gegana Brimob Polda Kalsel itu kembali ditemukan proyektil, peluru aktif, selongsong peluru, dan detonator granat tangan.

Sebagai tindak lanjut atas temuan itu, polisi melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi, yakni Nurdin Djoehani (putra almarhum Serda Djoehani) yang juga sebagai Ketua RT 13 RW 02 Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Ahmad Suryadi (49), dan Suryoto (40), buruh bangunan di tempat kejadian.

Berdasarkan data dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, barang bukti yang ditemukan di antaranya amunisi 229 butir dengan kaliber 9 mm, proyektil amunisi kaliber 9 mm sebanyak dua butir, amunisi kaliber 5,56 mm sebanyak satu butir, proyektil amunisi kaliber 5,56 mm sebanyak 1.787 butir, proyektil amunisi kaliber 7,62 mm sebanyak 1.447 butir.(mdk/admin)

Foto |Ilustrasi\

News Feed