oleh

Lisna: Korban Dua Hari Lalu Sudah Beli Baju Natal,Ternyata Tuhan Berkehendak Lain

OKEBUNG |
Walaupun sudah membeli pakaian baru untuk mengikuti perayaan natalan di gereja,Fenti Surbakti (16),siswi Kelas XII SMA Raksana yang menetap di Jalan Jamin Ginting KM 8, Kel Kwala Bekala, Kec Medan Johor terpaksa tidak jadi mengikutinya.

Pasalnya,sehari sebelum mengikuti acara perayaan Natal digereja.Siswi SMA Raksana ini merenggang nyawa dengan kepala pecah otak berceceran akibat kepalanya dilindas ban truk milik polisi,Jum’at (12/12/2014) sekira pukul 13.00 WIB di Jalan Jamin Ginting KM 10,5, P.Bulan, Kec Medan Selayang.

“Dia (Fenti,red )ini baik sekali anaknya bang, rajin dan sifatnya selalu menolong serta rajin membantu ibunya.Memang bapaknya sudah meninggal 3 tahun yang lalu, dan mamanya itulah yang melanjutkan usaha warung kopi dirumah sepeninggalan almarhum bapaknya itu,” ungkap Lisna selaku sepupu kandung Fenti.

Ditambahkan oleh Lisna bahwa dua hari yang lalu, pada Rabu (10/12/2014) kemarin Fenti sudah dibelikan baju baru untuk mengikuti acara natalan hari Sabtu (13/12/2014)di Gereja GBKP Jalan Jamin Ginting.

“Dua hari yang lalu si Fenti minta dibelikkan baju baru untuk Natal dan untunglah sudah tercapai, tapi kasihan dia gak jadi ikuti acara natalan besok di gerejanya bang,” ungkapnya berlinang air mata.

Sementara itu,menurut keterangan yang diperoleh dari tetangganya bahwa Fenti dikenal sebagai sosok anak yang rajin, baik dan ramah. Dirinya tinggal bersama dengan ibu, Randi (19) selaku abangnya yang bekerja sebagai karyawan di Alfamart dan Alex (7) adik laki – lakinya yang masih sekolah Kelas 2 SD Putri Sion.

Sedangkan ayahnya telah duluan meninggalkan mereka 3 tahun yang lalu akibat sakit komplikasi stroke, gula dan darah tinggi.(Rz)

Foto :Fenti semasa hidup/okb/

News Feed