oleh

Lepaskan Otak Pelaku Pencurian, Kapolsek Pancurbatu di Propamkan

OKEBUNG|
Fanmas Siallagan (28) selaku korban pencurian merasa kecewa dengan penanganan dan pelayanan di Mapolsek Pancurbatu. Pasalnya, Polsek Pancurbatu diduga telah melepaskan tersangka otak pelaku pencurian dirumahnya.

Merasa dirugikan,lantas korban pun melaporkan Kapolsek Pancur Batu,Kompol Darwin Sitepu ke Bid Propam Polda Sumut,Selasa (25/11/2014) sore.

Kepada wartawan,korban mengaku sangat kecewa karena seorang tersangka dalang pencurian berinisial E, dilepas oleh Polsek Pancur Batu yang kini dipimpin Kompol Darwin Sitepu itu. Sementara dua orang tersangka pencurian berinisial S dan J, masih ditahan pihak Polsek.

“Kecewa kali aku bang,masa otak pelakunya dilepaskannya,”ungkapnya kesal kepada wartawan.

Keterangan Fanmas kepada wartawan halaman Bid Propam Poldasu,peristiwa terjadi pada 23 Oktober 2014 lalu, saat dirinya berada di Pekanbaru. Saat itu, Fanmas mengaku mendapat telepon dari salah seorang kerabatnya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya di Jalan RK Dusun III Desa Namo Bintang Beringin Kecamatan Pancurbatu,Kab Deliserdang,Proov Sumut yang dibobol maling.

Mendengar kabar buruk itu,lantas korban pun langsung bergegas pulang dan begitu tiba mendapati rumahnya sudah berantakan, dengan kondisi jendela belakang rumahnya sudah rusak dan terbuka.

“Mendapat kabar buruk saya langsung pulang bang,begitu masuk rumah terkejut sekali semua berantakan,”jelasnya.

Atas kejadian itu, lanjutnya,setelah kami selidiki pelakunya. Akhirnya kami mendapati 2 orang tersangka dan kami serahkan ke Polsek Pancurbatu, sembari kami membuat laporan Polisi.

“Sudah kami yang nangkap,begini pula ujung kasusnya,kecewa sekali saya,”kata Fanmas.

Lebih lanjut, Fanmas mengatakan kalau kedua tersangka yang ditangkap itu mengaku kalau dalang dari aksi itu, berinisial E.Mendengar apa kata kedua pelaku lantas korban pun menyuruh kedua tersangka untuk membuat surat pernyataan yang mana isinya menyebutkan otak pelakunya E.

Masih kata korban bahwa datangnya E,Selanjutnya Polisi memeriksa dan menahan E. Namun, 4 hari kemudian Polisi melepasnya. Kami curiga karena abang si E itu, juga Polisi bertugas di Polsek Pancurbatu, ” lanjut Fanmas.

Fanmas mengaku kalau akibat kejadian itu, dirinya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah dengan rincian yang hilang berupa mesin cuci, tv, dvd, kipas angin, stabilizer, mesin ac dan sepeda motor Supra Fit X BK 3402 CY.

“Puluhan juta kerugianku bang,tapi kenapa Polisi berani melepaskanya,”kesalnya.

Terpisah,Kapolsek Pancur Batu,Kompol Darwin kepada wartawan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya siap dilaporkan ke Propam.Kita lihat saja hasil penyidikan pihak Propam.

“Saya siap ko dilaporkan,permasalahannya mereka kesal saya tidak mau membebaskan 2 orang tersangka pencurian itu. Soalnya, mereka sudah berdamai dan menerima uang dari keluarga tersangka, sehingga uang terpaksa mereka kembalikan,”jelas Kompol Darwin diserang sana.

Saat disinggung soal pelepasan tersangka E, dikatakan Darwin kalau pihaknya tidak pernah menahan E. Namun, Darwin mengaku kalau pihaknya tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap E. Bahkan, diakuinya kalau E sangat korperatif saat pihaknya hendak mengambil keterangan E,”pungkasnya,Selasa (25/11/2014)sore.(el)

Teks Foto:Kabid Propam Bersama Korban\ist.el\

News Feed