oleh

Latihan Ancap YTP Yonif 410/Alg Ditutup, Aswaslat Kasad : Terima Kasih Prajurit

OKEBUNG I
Tak terasa prajurit Yonif 410/Alg, sudah seminggu menjalani latihan Ancap YTP. Sesuai jadwal latihan yang digelar hanya sepekan ini, resmi ditutup oleh Aswaslat Kasad Mayjen TNI Hariyanto, Selasa (24/11/2020).

Disela upacara penutupan, Mayjen TNI Hariyanto menyampaikam selamat atas selesainya kegiatan Latihan Ancap kepada para prajurit yonif 410/Alg. Terlebih, para prajurit telah melaksanakan latihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh serta selalu memperhatikan faktor keamanan.

Ucapan terima kasih pula disampaikan kepada Komandan Rindam IV/ Diponegoro Kolonel (Inf) Tarsono, S.I.P.,M.M selaku Komandan latihan, para pelatih dan pendukung yang telah melatih prajurit tersebut dengan sungguh-sungguh.

Sebagaimana diketahui, prajurit Yonif 410/Alg menggelar Latihan Ancap merupakan ajang uji kesiapan operasi dan kerjasama antar kecabangan di jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Selaras dengan kebijakan pimpinan TNI AD, Mayjen TNI Haryanto mengatakan bahwa dalam rangka peningkatan profesionalisme, khususnya peningkatan kemampuan prajurit dan kesiapan operasional satuan diselenggarakan melalui latihan.

“Latihan di lakukan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut, mulai latihan tingkat perorangan, latihan tingkat satuan sampai dengan latihan puncak antar kecabangan,” katanya.

Latihan antar kecabangan tingkat Batalyon yang dilaksanakan ini di kemas dalam bentuk Batalyon Tim Pertempuran, guna mewadahi kerja sama antar kecabangan yang di laksanakan dengan metode geladi lapangan.

Tujuan latihan ini sambung Mayjen TNI Hariyanto untuk meningkatkan kemampuan para pelaku latihan dalam merencanakan dan melaksanakan operasi serta komando pengendalian operasi. Dengan demikian, memiliki kemampuan mengorganisir dan memadukan kekuatan unsur Satpur, Banpur dan Satbanmin dalam suatu satuan tugas operasi.

Tak kalah pentingnya agar mampu menerapkan dan memadukan aspek tempur, intelijen, teritorial dan administrasi dengan melaksanakan kerjasama antara kecabangan guna mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi.

Penekanan Aswaslat yaitu pegang teguh motto “Lebih baik mandi keringat di medan latihan dari pada mandi darah di medan pertempuran”. Ia juga menekankan, ciptakan realisme latihan yang mendekati kondisi nyata di daerah operasi yang sebenarnya.

Hadir dalam penutupan latihan ini yakni Irdam IV/Diponegoro, para Danrem, Kapoksahlidam, para Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Kabalak, Wadanrindam IV/Diponegoro, Kabaglat Rindam IV/Diponegoro, serta komandan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro. (Muis)

News Feed