oleh

Larikan Uang Casis Polri,AKBP Tetra Menghilang, Kapolda Sumut Terbitkan Status DPO‬

‪OKEBUNG|
Diduga menerima uang suap dari sejumlah Calon Siswa (Casis), Tamtama dan Bintara Polri, oknum perwira menengah, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tetra Darmariawan menghilang dari Polda Sumut.

Hal ini disampaikan Kapolda Sumut usai melaksanakan Sholat Jum’at di Masjid Al-Hidayah Polda Sumut, Jumat (05/06/2015)‬,‪“Yang bersangkutan sudah tidak masuk kantor, makanya kita sudah selidiki terus sampai dapat dia itu.

Setelah menghilang Dia (AKBP Tetra) sudah saya perintahkan untuk dicari dan menerbitkan surat edaran bahwa ia telah ditetapkan sebagai DPO,” tegasnya.

‪Dia menjelaskan, meski telah ada korban yang telah melaporkan adanya penipuan yang dilakukan perwira menengah di Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sumut itu kepada para Calon Siswa Tamtama dan Bintara Polri, ia meminta kepada masyarakat agar segera melapor ke Polda Sumut.‬

‪“Yang bersangkutan masih dalam pencarian. Tapi, jika ada masyarakat yang menjadi korban saya harap supaya segera lapor, kami akan proses,” pintanya.

‪Kapolda Sumut juga menjelaskan bahwa AKBP Tetra Darmariawan, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mengembalikan uang korban itu.‬

‪“Dia harus bertanggung jawab dan segera mengembalikan uang para korban itu segera,” tegasnya.‬

‪Sementara itu,Kabid Humas Polda Sumut, Komisaris Besar (Kombes) Pol Helfi Assegaf juga  menambahkan, terkait dengan adanya protes dari sejumlah Casis yang merasa dirugikan kepada panitia atas adanya perbedaan hasil pengumuman, pihaknya sudah memeriksa sejumlah panitia seleksi.‬

‪“Dari hasil pemeriksaan terhadap panitia, kita tidak menemukan adanya kecurangan. Hanya saja, kesalahan panitia adalah terlalu cepat mengumumkan hasil ujian. Padahal, hasil itu masih bersifat sementara belum hasil akumulatif,” jelas Humas Polda Sumut.

‪Menurutnya casis tersebut dirugikan secara moril dan materil. Ia juga menjelaskan rumus penghitungan akumulasi nilai sebagaimana yang diberikan Mabes Polri sudah dilaksanakan dengan baik.‬

‪“Rumus penilaian akumulasinya- kan sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP) yang diberikan Mabes Polri. Dan itu sudah dilaksanakan oleh panitia seleksi di Polda Sumut, maka dapat disimpulkan tidak ada kesalahan dalam perhitungan nilai kelulusan tersebut,” pungkasnya.[el]

News Feed