oleh

Lagi,Satu Jenazah Pesawat AirAsia Kembali Ditemukan di Majene

OKEBUNG|
Hari demi hari akhirnya jasad korban penumpang jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 berhasil ditemukan.Kali ini,satu jenazah korban pesawat AirAsia QZ 8501 kembali ditemukan diperairan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).Total,sudah ada enam jenazah yang ditemukan di sana.

Jenazah tanpa kepala yang belum diketahui identitasnya pertama kali ditemukan oleh seorang warga Dusun Tatako, Desa Tubo, Kecamatan Tubo Sendana, bernama Sudirman, sekira pukul 11.30 WITA.

Mayat tanpa identitas ini diduga adalah salah satu korban AirAsia QZ 8501 yang kini dalam proses pencarian Badan Sar Nasional (Basarnas) di perairan Majene.

Potongan mayat tersebut langsung dibawa tim gabungan dari Polri, Basarnas, PMI dan Warga se tempat ke Rumah Sakit Umum Majene. Selanjutnya dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulselbar sebelum diterbangkan ke Posko Induk evakuasi korban AirAsia di Surabaya, Jawa Timur.

Kepala BPBD Majene, Mansyur T, mengatakan, dengan penemuan potongan mayat di Desa Tubo, maka sudah ada enam jenazah yang berhasil ditemukan di perairan Majene, selama empat hari terakhir.

Dia berharap penemuan proses pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan Basarnas membuahkan hasil. Meskipun, enam total jenazah yang ditemukan merupakan penemuan masyarakat.

“Ya, kami minta kerja sama masyarakat dalam proses pencarian jenazah korban AirAsia. Karena, bukan tidak mungkin masih ada lagi jenazah yang terdampar ke perairan Majene ini,” tuturnya.

Menurut Mansyur, kemungkinan masih akan ditemukannya korban AirAsia yang terseret ke perairan Majene sangat besar. Karena, terbukti dengan ditemukannya enam jenazah dalam lima hari terakhir. Apalagi, memang masih banyak korban pesawat itu yang belum ditemukan.

Untuk proses pencarian, Basarnas akan terus menyisir perairan Majene hingga Mamuju. Apalagi, sejumlah tim baik dari Sulsel, Kalimantan Timur, dan Palu sudah bergabung untuk melakukan penyisiran.

Sementara Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jubaedi mengakui telah menerima jenazah yang diduga korban AirAsia hasil penemuan masyarakat di Desa Tubo tersebut. Jenazah dalam proses evakuasi, setelah itu akan dikirim ke RS Bhayangkara, untuk diidentifikasi lanjut, sebelum diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur.

Sekadar diketahui, enam jenazah yang ditemukan diperairan Majene, Sulbar tersebut, hampir dipastikan dua diantaranya adalah penumpang Air Asia. Hal itu berdasarkan kartu tanda pengenal yang ditemukan di saku korban. Kedua jenazah tersebut adalah Saiful Rahmat, yang diketahui teknisi radio AirAsia, dan satu lagi adalah Joo Jeng Feei.[okz\admin]

Foto |Dok\OKB

News Feed