oleh

Lagi Sarapan,Tas Dosen Dibawa Kabur Pelaku Pecah Kaca Mobil

OKEBUNG|
Apes bagi Usman Tampubolon (52) warga Jalan Medan-Binjai KM 14,8, Komplek Perumahan Padang Hijau, Kec. Sunggal, Deliserdang,Sumatera Utara ini.

Pasalnya,dosen satu ini tasnya dibawa kabur perampok dengan modus memecahkan kaca mobil Toyota Kijang Innova BK 1847 KQ warna hitam, yang diparkirkan di Jalan Guru Patimpus, Kec. Medan Barat, Sabtu (30/05/2015),sekira pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Polsek Medan Barat, pagi itu Usman yang hendak pergi undangan bersama istrinya diketahui boru Tobing, singgah disalah satu warung kopi untuk minum sekaligus sarapan yang terletak di Jalan Guru Patimpus, Kec. Medan Barat.

Ditengah-tengah menikmati santapan pagi, dosen disalah satu perguruan tinggi di Medan, ini hendak mengambil sesuatu barang yang tertinggal didalam mobilnya yang terparkir berjarak 100 meter dari warung tempatnya sarapan.

Namun Usman sontak kaget saat melihat kaca mobil samping sebelah kanannya pecah. Seketika itu pula, Usman tak menemukan tas sandang istrinya yang diletakkan dibangku belakang mobil.

“Kami mau undangan, tadi suami saya mau ngambil sesuatu yang tertinggal didalam mobil. Gak taunya kaca mobil samping sebelah kanan udah pecah, dan tas saya yang berisi uang tunai Rp 3 juta serta dokumen- dokumen penting lainnya, raib dari dalam tas mobil. Kamu petugas? Kamu wartawan? Ngapain tanya-tanya lagi? Suami saya seorang Dosen,” ungkap boru Tobing kepada wartawan.

Mendapati itu, Usman sontak heran dan menanyakan kepada warga sekitar. Namun tak membuahkan hasil, karena tak seorang pun yang mengetahui aksi para pelaku yang memecahkan kaca mobilnya.

“Tak ada saya dengar suara ledakan mobil itu. Tiba-tiba saja saat saya mau ambil sesuatu dimobil, udah terlihat kaca mobilnya pecah. Warga pun sama sekali tak ada yang melihat pelakunya saat beraksi,” ungkapnya.

Tak ingin membuang-buang waktu, akhirnya pasutri ini pun mendatangi Mapolsek Medan Barat sekitar pukul 10.00 WIB, untuk membuat laporan terkait peristiwa yang mereka alami.

“Kami langsung buat laporan aja biar cepat ditangkap pelakunya dek. Resah kali kami kayak gini, jadi terhambat perjalanan kami,” sesal Usman.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Simeon Sembiring, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa korban telah membuat laporan dan kasusnya sedang diproses.

“Laporan korban sudah kita terima dan sedang kita proses. Beberapa anggota sudah kita kirim untuk melakukan olah TKP,” terang Simeon.(roz)

Foto|ilustrasi\

News Feed