oleh

Kwarcab Medan Siap Jadikan Medan Kota Pramuka pada 2016

OKEBUNG|
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang juga Gubernur Sumut, Gatot Pujonugroho, melantik Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin,sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan,Senin (15/062015),bertempat di Lapangan Merdeka Medan.

Selain melantik Dzulmi Eldin,Gatot juga melantik Kadis Pendapatan Daerah (Kadispenda) Medan, M Husni, sebagai Kakwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan.

Sambutannya Gatot berharap pelantikan ini menjadi momentum kebangkitan pramuka di Kota Medan, sehingga keinginan untuk menjadikan ibukota Provinsi Sumut sebagai Kota Pramuka tahun 2016 dapat terwujud.

“Pengurus yang baru dilantik harus dapat menyemarakkan kembali kegiatan kepramukaan di setiap sekolah, kelurahan dan kecamatan,” sebutnya.

Ditambahkan Gatot, Gerakan Pramuka di Kota Medan sempat vakum. Padahal keberadaan pramuka sangat penting sebagai pelopor karakter generasi muda. Sebab, inti pokok kegiatan kepramukaan adalah menanamkan nilai-nilai kewajiban terhadap Tuhan, negara, antar sesama serta terhadap diri sendiri. “Dengan demikian akan terbentuk kaum muda berwatak, berkepribadian dan pekerti yang handal sebagai kader penerus bangsa pada masa mendatang,” tambahnya.

Karenanya, Gatot mengajak para kader pramuka untuk bersama-sama memahami betapa pentingnya gerakan pramuka. Apalagi dalam era globalisasi, di mana nilai-nilai kehidupan masyarakat telah berubah dan terus berkembang. “Kondisi itu menyebabkan tidak sama memimpin, membina dan melatih pramuka sekarang dibandingkan dengan masa lalu,” sebutnya.

Atas dasar itulah, ungkap Gatot, Presiden telah mencanangkan revitalisasi gerakan pramuka sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda. Dalam pencanangan itu ditetapkan 7 sasaran pokok yang ingin dicapai, yaitu memperkuat gerakan pramuka sebagai wadah pembentukan karakter bangsa. Kemudian, raih keberhasilan melalui kerja keras secara cerdas dan ikhlas.

Lalu, mengajak kaum muda meningkatkan semangat bela negara. “Selain itu memantapkan tekad kaum muda sebagai patriot pembangunan, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya, memperkokoh persatuan dan kesatuan serta mengamalkan satya dan darma pramuka,” terangnya.

Sementara Wali Kota Medan selaku Ka Mabicab Gerakan Pramuka Kota Medan, menyatakan kesiapannya untuk menjadikan Kota Medan sebagai Kota Pramuka. Pencanangan ini dilakukan sebagai salah satu motivasi untuk menggerakkan kembali pramuka di Kota Medan.

“Pramuka adalah garda terdepan dalam melahirkan generasi penerus yang tangguh dan handal, serta dapat menjadi pelopor pendidikan, terutama di Kota Medan,” ujar Eldin.

Sedangkan Ka Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan, M Husni berharap seluruh komponen baik TNI, kepolisian, perangkat setingkat kecamatan sampai lembaga pendidikan bersama-sama membangun pramuka. Husni minta pramuka dijadikan sebagai salah satu pilar pembinaan karakter bangsa.

“Jika semua komponen ikut serta dalam menggiatkan gerakan pramuka, maka pembinaan karakter akan terbangun di tengah-tengah masyarakat. Mari kita bersama-sama menyatukan kesepakatan untuk membangun pramuka di Kota Medan,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan Medan menjadi Kota Pramuka, Husni mengungkapkan jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka Medan telah mempersiapkan frame (program yang akan dilakukan).

Di samping itu melakukan pencanangan untuk bersama-sama membangun komiten, sehingga ada program yang jelas baik di tingkat pemula, penggalang dan penegak di Kota Medan.

“Apalagi di tengah degradasi moral saat ini seperti munculnya geng motor dan kenakalan remaja. Karena itu pramuka harus ambil bagian untuk bersama membangun kota Medan bersama walikota,” terangnya.

Pelantikan ditandai dengan pernyataan ikrar yang disampaikan Ka Mabicab dan Ka Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan dan dilanjutkan dengan penandatanganan disaksikan Ka Kwarda Sumut.

Setelah itu dilanjutkan dengan pencanangan Medan Sebagai Kota Pramuka tahun 2016 yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara. (msc\net)

News Feed