oleh

Korupsi Rp3 Miliar,Liberty Pasaribu Diperiksa 6 Jam di Poldasu

OKEBUNG|
Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Toba Samosir (Tobasa), Liberty Pasaribu akhirnya memenuhi panggilan Penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu,Senin (19/10/2015).Begitu tiba di Mapoldasu sekira pukul 10.00 WIB, Liberty Pasaribu langsung masuk ke dalam gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, untuk menjalani pemeriksaan. 

Sekitar 6 jam kemudian, tepatnya pukul 15.57 WIB, Liberty Pasaribu yang didampingi 2 orang pria yang disebut merupakan anak laki-laki dan juga Pengacaranya, keluar dari gedung Ditreskrimsus Polda Sumut.

Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang ketika dikonfirmasi, membenarkan pihaknya memeriksa Liberty Pasaribu. Dikatakan Frido kalau Liberty diperiksa sebagai tersangka. Oleh karena itu, dikatakan Frido jika semua saksi dalam kasus itu, sudah selesai diperiksa pihaknya.”Sudah kita periksa Senin kemarin dengan status tersangka,” ujarnya, Kamis (22/10/2015).

Saat disinggung wartawan prihal tidak ditahannya mantan Wakil Bupati Tobasa tersebut, lantas perwira berpangkat dua melati emas ini mengaku pihaknya akan memeriksa tersangka tersebut kembali dalam waktu dekat. “Belum kita tahan, karena nanti kita periksa lagi, karena masih ada keterangannya yang kurang, namun kita belum bisa memastikan kapan pemanggilan tersebut dilakukan,” ujarnya.

Frido juga mengatakan bahwa dalam kasus ini, Liberty Pasaribu merupakan tersangka dan saksi yang terakhir. “Dialah terakhir yang perlu kita periksa. Saksi lainnya, sudah diperiksa, ” ucap Frido singkat.

Sebelum mengakhiri, disebut Frido jika pihaknya akan menyusun berkas BAP untuk kasus itu. Dikatakannya, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirim berkas kasus itu ke Jaksa. Selanjutnya, disebutnya pihaknya akan menunggu keputusan Jaksa atas kasus tersebut, termasuk petunjuk kelengkapan kasus tersebut. 

Namun, Frido mengaku belum dapat memastikan jadwal pengiriman berkas BAP itu ke Jaksa.

Diketahui sebelumnya, kasus itu berangkat dari putusan Mahkamah Agung Nomor 1585 K/Pid.Sus/2011, putusan Mahkamah Agung Nomor 2361 K/Pid.Sus/2011 dan putusan Mahkamah Agung Nomor 1546 K/Pid.Sus/2011. 

Dalam putusan itu, disebutkan jika korupsi DAK/DAU Kabupaten Tobasa senilai Rp3 Miliar, dilakukan bersama-sama. Namun, hanya 3 orang yang ditetapkan sebagai terpidana, mantan Bupati Tobasa, Monang Sitorus, mantan Kepala Bagian Keuangan Setdakab Tobasa, Arnold Simanjuntak dan mantan Pemegang Kas Setdakab Tobasa, Jansen Batubara.

Sementara Liberty Pasaribu selaku Pengguna Anggaran karena saat itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tobasa, disebut tidak terlibat.(EL)

Foto |ilustrasi.dok.net

News Feed