oleh

Korupsi Dana DAK,Rajab Lubis Ditransfer Untuk Nginap di Rutan

MEDAN-OKB|
Terkait dugaan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan Kota Medan Tahun 2012, tim penyidik pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), akhirnya melakukan penahanan terhadap Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan, Rajab Lubis, yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kamis (07/08/2014) sore.

Tersangka pun resmi ditahan setelah diperiksa selama lima jam lebih oleh tim penyidik. Namun Rajab Lubis tidak sendirian, dua rekannya yakni Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Zakaria Harahap, serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Eva Yunismin juga turut dilakukan penahanan.

Menurut keterangan, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Chandra Purnama, mengatakan ketiga tersangka datang ke Kejatisu sekira pukul 11.00 Wib. Saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik para tersangka didampingi penasehat hukum masing-masing.

“Tadi para tersangka RL, ZH dan EY datang sekitar pukul 11.00 WIB, mereka diperiksa sebagai tersangka dengan didampingi penasehat hukumnya masing-masing,” terangnya.

Lanjutnya setelah menjalani pemeriksaan, para tersangka kemudian diproses administrasi yang nantinya untuk pelimpahan ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

“Setelah diperiksa lalu proses administrasi untuk dilimpahkan ke Rutan,” jelasnya.

Sebelumnya ketiga tersangka yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan (Disdik) Rajab Lubis, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Zakaria Harahap, serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Eva Yunismin.
Para tersangka Rajab Lubis meminta fee dari masing-masing Kepsek saat pendistribusian uang. Diketahui,dana diberikan Kepsek melalui tersangka Zakaria Harahap dan Eva Yusmina setelah pihak sekolah menerima saluran dana melalui rekening bank.

“Setoran itu dilakukan sesuai perjanjian awal yang dilakukan antara pihak sekolah dengan pihak dinas pendidikan,” terangnya.

Keterangan itu, sebut Chandra, terungkap dari para Kepsek yang diperiksa sebagai saksi serta pemeriksaan silang yang dilakukan, baik saksi dan tersangka mengakui penerimaan dana tersebut.

“Pihak penyidik tengah membidik dugaan gratifikasi terhadap para tersangka,” tegasnya. (Ema)
Foto:ilustrasi

News Feed