oleh

Korupsi Alkes Belum Tuntas,Massa Kembali Geruduk Poldasu

OKEBUNG|
Semasa kepemimpinan Direktur Ditreskrimsus Poldasu,Kombes Pol Mestron Siboro diharapkan dapat menuntaskan kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) dan Keluarga Berencana (KB) di Sumut yang melibatkan anggota Banggar DPRDSU,Zulkifli Effendi Siregar (ZES).

Namun hasilnya tetap tidak memuaskan, dikarenakan kasus tersebut tidak kunjung tuntas dan terkesan diperlambat penanganannya. Alhasil setelah ganti pejabat Poldasunya kasus tersebut juga ‘jalan ditempat’,sehingga membuat elemen mahasiswa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan aksi demo berkali-kali untuk meminta kasus tersebut dituntaskan.

Tepatnya,Rabu (08/04/2015),puluhan massa yang mengatasnamakan LSM Pemuda Cinta Indonesia Raya menggelar orasi di depan Gedung SPKT Mapoldasu.

Kedatangan massa tersebut untuk menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi Alkes yang melibatkan Zulkifli Efendi Siregar (ZES) yang menurut mereka sampai saat ini belum ada perkembangan penanganannya dari Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Poldasu.

Mereka menyebut,dari Investigasi Indonesia Corruption Warch (ICW) sampai tahun 2014 kasus korupsi di sektor kesehatan telah jelas menimbulkan kerugian negara.

Mencapai kurang lebih 228 miliar
yang melibatkan para pejabat tingkat lokal seperti Kepala Dinkes dan DPRD dan Direktur Rumah Sakit.”Ini baru di level tingkat lokal,sedangkan pada korupsi tingkat tinggi pun belum dapat di terungkap,” kata Koodinator Aksi Salman Kholil di dampingi Kordinator Lapangan Khoirul Amri melalui pengeras suara.

Jelasnya,sambung Kholil, modus korupsi yang dominan masih berputar didalam pengadaan barang dan jasa itu dengan modus Mark Up yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 103 miliar dan sisanya adalah modus penyuapan yang terkait dengan alat kesehatan tahun 2012 yang melibatkan Anggota Badan Anggaran DPRD Sumut dan beberapa kepala daerah.

” Ada yang menjadi tanda tanya bagi kami,sudah beberapa kali Kapoldasu dan Direktur Ditreskrimsus Poldasu dilantik,tapi hingga saat ini kasus Korupsi alat kesehatan (Alkes) yang melibatkan ZES tidak kunjung selesai,dan hanya sebatas pengumpulan barang bukti seperti pemeriksaan saksi-saksi dan apa bila dipertanyakan bahwa ZES akan diperiksa setelah pengumpulan barang bukti.dengan tujuan agar penyidik mempunyai bukti yang lebih kuat saat memeriksanya,tapi nyatanya tersangka ZES yang sekarang menjabat Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi Partai Hanura itu sebelum juga diperiksa, “teriak mereka.

Disebutkan ,Direktur Ditreskrimsus Poldasu yang baru Kombes Pol Drs Ahmad Haydar SH MH juga belum berani menunjukkan prestasi atau langkah-langkah yang menakjubkan dalam menangani kasus-kasus korupsi di Direktoratnya dikarenakan sampai saat ini “PR” yang diberikan Kombes Pol Mestron Siboro masih berjalan ditempat.

Diakhir orasinya massa LSM Pemuda Cinta Indonesia Raya meminta Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo lebih serius dan tegas mengusut kasus korupsi Alkes Kabupaten Tobasa, yang diduga melibatkan Zulkifli Efendi Siregar dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut lainnya. Massa berharap, Poldasu tidak tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum di Sumut.[El]

News Feed