oleh

Korem 023 /KS Temukan 32 Ha Ladang Ganja dan 45 Senpi

OKEBUNG|
Personil TNI-AD dibawah pimpinan Kasrem 023 Kawal Samudera,Letkol Kaveleri, Asep Ridwan berhasil menemukan 32 hektare ladang ganja dan menyita 45 senjata spi (senpi) rakitan di Panyabungan,Prov Sumatera. Utara,Senin (11/05/2015).

 
“Kasrem 023 KS Letkol Kaveleri Asep Ridwan melalui Kapenrem 023 Mayor Infantri Idam Kholid mengatakan operasi ini dilaksanakan sesuai dengan menindaklanjuti perintah Pangdam I BB Mayjen Edi Rahmayadi melalui Danrem 023 KS Kolonel Infantri .

“Hal ini berdasarkan desakan masyarakat pada waktu kunjungan Pangdam I BB ke Desa Pagur kemarin tentang keberadaan lahan ganja dan kepemilikan senjata api rakitan dibeberapa Desa Kec Panyabungan Timur,”bebernya.

Dia menambahkan bahwa sejak 2 Mei 2015,kemarin Danyon 123 Rajawali bersama personil melakukan operasi teritorial terhadap masyarakat diantaranya di Desa Huta Tua, Huta Baringin serta Sirangkap Kec Panyabungan Timur,Prov Sumatera Utara.

“Adapun kegiatan yang dilaksanakan tentang larangan akan tanaman ganja, begitu juga dengan kepemilikan senjata api rakitan.Selain itu, operasi dan sosialisasi terus dilakukan begitu juga terkait pembangunan desa baik pendidikan dan infrastruktur tetap dilaksanakan,”jelasnya.

 
Lebih lanjut Mayor Idam menjelaskan,bahwa hingga sampai saat ini TNI berhasil menemukan 32 hektare ladang ganja serta 45 pucuk senjata api rakitan.

“Dari operasi ini,40 kg ganja kering ukuran 12 karung dan 500 Batang ganja serta 23 pucuk sennpi laras pendek berikut 22 pucuk senpi laras panjang sudah diamankan ,”sebutnya.

Menurutnya bahwa TNI akan terus menggelar operasi pemberantasan narkoba hingga dapat memusnahkan
seluruh ladang ganja.

“Selain memusnahkan ladang ganja,kita juga menyisir kepemilikan senpi yang berada  di beberapa desa di Kec Panyabungan Timur Kab Madina,”tegasnya.

Harapannya,kata dia, kepada masyarakat agar segera meninggalkan penanaman ganja dan bagi warga yang memiliki senjata api rakitan segera menyerahkannya sebelum dilakukan penyisiran yang lebih ketat,”pinta Kapenrem 023 KS.

Sementara itu, Irwan salah satu masyarakat sangat mengucapkan terimakasih dalam operasi yang dilakukan TNI.Meskipun ini merupakan operasi pertama kali yang dilakukan oleh TNI.Namun hal tersebut patut dibanggakan.

“Kami sangat terima kasih dan bangga dengan TNI karena telah turut serta memerangi narkoba,”salutnya.

Menurutnya, langkah dilaksanakan masyarakat tetap bertahan berladang ganja karena masyarakat tidak memiliki pengalih pungsian kelahan lain,apalagi bantuan dana yang diberikan oleh BNN kemarin tidak mencukupi katanya.[admin]

Foto|pendam 1\BB

 

 

 

News Feed