oleh

Korban Perampokan 10 Pria Bersajam ‘Kecewa’,Polsek Medan Baru Tidak Cek TKP

OKEBUNG
Korban perampokan sepeda motor yang dilakukan 10 pria menggunakan 5 sepeda motor membawa senjata tajam jenis kelewangg kecewa dengan petugas Polsek Medan Baru.

Pasalnya,usai melaporkan kejadian secara lisan perampokan yang dialami korban di piket SPKT Polsek Medan Baru.Petugas piket tidak langsung melakukan cek kelokasi tempat kejadian perkara (TKP).Namun,korban malah disuruh ambil BPKB sepeda motor yang dirampok 10 pria bersajam.
“Laporan kami diterima secara lisan dan ditulis dibuku saja,karena syarat melapor harus bawa BPKB apabila sepeda motor yang dirampok telah lunas.Dan yang sangat kecewa kenapa polisi tidak langsung mengecek dimana kejadian.Biasanya kalau ada laporan terus ditindaklanjuti dan polisi melihat lokasi kejadian,”ungkap korban kepada okebung.com,Kamis (02/10/2014)sekira pukul 03.00 WIB di Mapolsek Medan Baru.

Masih dikatakannya,boleh laporan resmi tunggu BPKB,namun yang namanya korban kejahatan harus turunlah polisi kelokasi kejadian.

“Polisi tak ada cek TKP,padahal kalau ditanya satpam Bank BTPN itu tentu bisa mengecek pelakunya,karena keterangan satpam didepan bank ada CCTV dan pelaku juga meninggalkan sarung tangannya,”jelas korban lagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,dua remaja menjadi korban perampokan 10 pria bersajam mengendarai 5 sepeda motor di Jalan Juanda Medan,tepatnya didepan Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN),Kamis (02/10/2014)sekira pukul 02.30 dinihari.

Akibatnya,korban kehilangan sepeda motor Honda Vario BK 2930 NAI warna hitam.

Informasi dirangkum okebung.com menyebutkan,kejadian perampokan tersebut bermula disaat korban,Evril Sani Sibarani (25)warga Jalan Antariksa,Gang Pelita 1,Kel Sarirejo,Kec Medan Polonia hendak mengantar rekan kerjanya,Taruli Purnama boru Nababan (19)ngekost di Jalan HM Joni,simpang Jalan Makmur,namun pas melintas di Jalan Juanda Medan korban dipepet 10 pria membawa strom dan senjata tajam klewang.

“Aku baru pulang menemui kawan di Coffe Cangkir Jalan Dr Mansyur Medan,pas mau pulang antar kawanku melintas di Jalan Juanda Medan langsung dipepet 10 pria Bersajam bang,”ungkap Evril yang bekerja di Coffe Cangkir Jalan HM Joni Medan kepada okebung.com di Mapolsek Medan Baru.

Lanjutnya,saat dipepet para pelaku,korban sempat melawan,namun sia-sia lantaran pelaku langsung menghunuskan klewangnya kepada korban.

“Aku sempat melawan,tapi mau diklewang dan hampir ditikam pelaku bang,sedangkan kwanku yang dibonceng berteriak minta tolong bang.Namun kereta (sepeda motor)langsung dibawa kabur pelaku,”jelas korban seraya menyebutkan bahwa sepeda motor yang dirampok tersebut milik rekannya.
Usai dirampok,korban pun menghubungi rekannya guna meminta tolong agar melaporkan kejadian naas tersebut ke Mapolsek Medan Baru.

Ditambahkannya,para pelaku naik sepeda motor Vixion Merah,Scopy Merah,Scorpio warna hitam putih,Supra dan Ninja.

“Pelakunya tinggi kurus rambutnya gondrong bang,”pungkkas korban seraya berharap agar pihak polisi bisa meringkus pelaku.(jek)
Foto:Ilustrasi/

News Feed