oleh

Koopsau I Juara Umum MTQ TNI AU Tahun 2015

OKEBUNG|
Wakil Kepala Staf TNI AU, Marsdya TNI Hadiyan Sumitaatmaja menutup lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) Musabaqoh Musabaqoh Fahmil Quran (MFQ) tahun 2015 di gedung Suharnoko Harbani Mabesau Cilangkap.Kamis, (19/11/2015).

Pada lomba tersebut, Koopsau I berhasil menjadi juara umum, dengan berhasil meraih juara I lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dengan nilai 352. Juara kedua diraih Seskoau dengan nilai 255 dan juara ketiga diraih Korpaskhas dengan nilai 178.

Sedangkan pada lomba Musabaqoh Hifdzil Quran l (MHQ), juara satu diraih Koharmatau dengan nilai 380,5, juara kedua diraih Kodikau dengan nilai 277,5 dan juara ketiga diraih Koopsau II dengan nilai 191. Pada kejuaraan Musabaqoh Fahmil Quran (MFQ),juara satu diraih Korpaskhas dengan nilai 1475, juara kedua Koopsau II dengan nilai 1395 dan juara ketiga Kodikau dengan nilai 905.

Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumitaatmaja mengatakan, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-19 telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Hal ini dapat dilihat dari aspek internalisasi atau dengan kata lain, penanaman nilai-nilai dan transformasi kandungan Al Quran sebagai kitab suci yang merupakan pedoman dan petunjuk hidup umat manusia untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat, sehingga perlu untuk terus ditanamkan dalam diri masing-masing individu.

Dikatakan,MTQ TNI Angkatan Udara yang diadakan setiap 2 tahun sekali ini tidak hanya menjadi wahana untuk bertanding membaca, tetapi juga sebagai media berkompetisi dalam memahami substansi dari ayat-ayat suci Al Quran secara tepat dan benar, karena dibalik semaraknya MTQ ini diharapkan dapat meningkatkan pendalaman dan penghayatan makna Al Quran serta pengamalannya setiap saat.

Para Kafilah diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik, sehingga nantinya apabila diikutsertakan dalam kegiatan MTQ yang lebih tinggi sebagai wakil dari TNI Angkatan Udara, dapat meraih prestasi yang lebih membanggakan. ”Kafilah yang berhasil meraih prestasi tertinggi, agar tidak larut dalam kegembiraan yang berlebihan sehingga lupa untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan prestasinya dikemudian hari”, ujar Wakasau.[Dispenau]

News Feed