oleh

Kompor Hilang, Anak Durhaka Tega Pukul dan Kubur Ayahnya Hidup-hidup

OKEBUNG|
Ronny Sihombing (33), warga Jalan Menteng II,benar-benar tak pernah tau balas budi terhadap orangtuanya, A Sihombong (52).

Pasalnya,hanya karena gara-gara kompor saja.Anak durhaka itu tega memukul dan mengubur ayahnya.

Informasi yang berhasil diperoleh Kamis (14/05/2015), menyebutkan, Ronny saat itu tiba dirumah dan melihat kompor milik mereka tak ada didalam dapur. Tak berapa lama kemudian, Ronny pun menanyakan keberadaan kompor tersebut kepada ayahnya, A Sihombing.

Perselisihan diantara keduanya memang sudah lama terjadi dan dalih menanyakan kompor, Ronny punya alasan untuk menyalahkan ayahnya itu.

Tak terima dituduh mengambil kompor, A Sihombing pun membantahnya, namun, Ronny tak terima dan memukuli ayahnya hingga terjatuh.

Tak cukup sampai disitu, Ronny pun lalu membawa ayahnya, A Sihombing yang sudah tak berdaya itu ke lahan kosong milik mereka tak jauh dari rumahnya.

Disitu,ternyata, Ronny sudah menggali lubang dilahan kosong tersebut dan memasukkan ayahnya, A Sihombing ke dalam lubang sedang 1,5 Meter itu. Beruntung, A Sihombing langsung sadar dan terbangun lalu berteriak minta tolong,sehingga teriakan ayahnya mengundang perhatian warga sekitar.

Melihat ayahnya minta tolong, Ronny pun langsung menyelamatkan ayahnya dari dalam lubang.

Selanjutnya,R Sianipar, Nanda dan 4 orang warga sekitar pun lansung membawa A Sihombing ke tempat aman. Selanjutnya R Sianipar bersama dengan petugas kepolisian dari Polsek Medan Area pun mengejar Ronny.Namun,anak durhaka tersebut berhasil kabur dan melarikan diri.

“Dia memukul bapaknya lalu menguburnya hidup-hidup. Saya mendengar hal itu lalu menghubungi petugas Polsek Medan Area. Dia berhasil melarikan diri dan langsung kabur,” kata R Sianipar

Kapolsek Medan Area, Kompol Teuku Rizal SIK SH mengatakan, dia belum tahu mengenai peristiwa tersebut. “Saya belum tahu. Tanyakan saja kepada Kanit Reskrim Polsek Medan Area. Saya sedang mengajar di Jakarta,” jawab Teuku Rizal via telepon selulernya.

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Pol Sehat Tarigan menuturkan, ia sudah mengeceknya dan pihaknya belum ada menerima laporan tersebut. “Memang ada anggota yang turun ke lokasi tapi korban belum ada menerima laporan. Anggota turun ke lokasi untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya via telepon seluler. (jo)

Foto |Ilustrasi

News Feed