oleh

Kodam II/Swj Rehabilitasi 47 Korban Pecandu Narkoba

 
OKEBUNG|
Kodam II/Swj bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel melaksanakan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika. Kerjasama ini dituangkan dalam nota kerjasama antara TNI AD dengan Deputi bidang rehabilitasi BNN nomor 10/V/2015 tanggal 13 Mei 2015 tentang memberikan bantuan fasilitas TNI AD dalam pelayanan rehabilitasi pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika.

Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaeful Mukti Ginanjar, mengatakan bahwa saat ini sebanyak 47 orang pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika sedang menjalani rehabilitasi. 

Mereka direhab secara mental, kesehatan dan fisik agar sembuh. Mereka antara lain diberikan materi keagamaan, kedisiplinan, psikologi dan lain sebagainya agar kembali menjadi manusia normal dan tidak lagi terpengaruh narkoba dengan melibatkan Pembina dari Rindam II/Swj dan BNN.

Syaeful juga menghimbau kepada warga masyarakat, di wilayah Sumbagsel bila ada anggota masyarakat atau anggota keluarga maupun tetangganya yang mengidap pecandu narkoba agar segera melaporkan kepada aparat Komando Kewilayahan (Korem, Kodim dan Koramil) atau kantor BNN terdekat untuk dilakukan pendataan. Mereka selanjutnya akan direhabilitasi di Lembaga Pendidikan Dodik Belanegara Rindam II/Swj – Muara Enim, secara gratis.

Hal ini menurut Syaeful merupakan salah satu bentuk kepedulian Kodam II/Swj, untuk menyelamatkan masyarakat dan generasi muda dari bahaya narkoba. “Selain pendekatan hukum yang tegas dan konsisten juga perlu diimbangi dengan pendekatan rehabilitasi terhadap para korban Narkoba’, imbuh Syaeful.

Sebagai informasi bahwa saat ini ada sekitar 4 sampai 5 juta warga Indonesia yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Oleh sebab itu, pihak BNN selain melakukan pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba, juga melakukan rehabilitasi. 

Ada sekitar alokasi 100 ribu korban pecandu narkoba yang direhabilitasi, termasuk 2.431 orang untuk wilayah Sumsel.

Sementara itu,Pangdam II/Swj Mayjen TNI Iskandar M Sahil,SE, dalam berbagai kesempatan terus mengingatkan agar masyarakat menjauhi narkoba. “Kita berperang melawan Narkoba”, ujarnya.

Secara internal Panglima terus menekankan kepada prajurit dan PNS Kodam II/Swj, untuk tidak terlibat Narkoba. Seluruh prajurit dan PNS Kodam II/Swj juga telah menandatangani pakta integritas, untuk tidak terlibat Narkoba. 

Pangdam juga memberikan sanksi dan tindakan yang sangat keras terhadap prajurit maupun PNS yang terbukti melakukan pelanggaran narkoba. “Hukumannya adalah dipecat”, tandasnya.[ryan]

News Feed