oleh

Kodam 1/BB Eksekusi Rumah Dijadikan Lokasi Pesta Narkoba di Komplek Abdul Hamid

OKEBUNG|
Petugas gabungan terdiri dari Denintel Kodam 1/BB,Provost dan Denpom 1/5 melaksanakan eksekusi /pengosongan rumah dinas yang selama ini diduga dijadikan lokasi pesta narkoba di Perumahan Kodam 1/BB, Komplek Abdul Hamid,No. F38-B Blok 3,Jalan Binjai Km 9,5,Selasa (26/05/2015), sekira pukul 09.40 WIB.

Pengosongan rumah dinas TNI-AD yang selama ini dihuni oleh,Yohana alias Mami itu disaksikan Rusman ,salah seorang pegawai Dinas Infokom Pemko Medan (mantan suami Yohana alias Mami,red).

Informasi diperoleh dilokasi eksekusi menyebutkan bahwa eksekusi dilaksanakan pihak Kodam 1/BB, terhadap rumah dinas yang ditempati Yohana bersama dua orang anak wanitanya itu,diduga karena rumah dinas milik TNI tersebut disalah gunakan oleh Yohana dengan menjadikan tempat transaksi dan penggunaan narkoba jenis sabu.

Hal itu terbukti setelah,pada Sabtu, (23/05/2015)sekira pukul pukul 20.00. WIB lalu, tim gabungan dari Deninteldam I/BB dan Polsek Sunggal melakukan penggerebekan rumah tersebut.

Dari penggerebekan itu,petugas gabungan berhasil mengamankan
lima orang tersangka dan sejumlah barang bukti dua paket sabu-sabu lengkap dengan alat hisapnya serta beberapa unit sepeda motor berbagai jenis.

“Pantas saja dikosongkan secara paksa,orang selama ini rumah milik negara disalahgunakan mereka bang.Baru beberapa hari lalu digerebek rumah ini bang.Ada lima orang ditangkap,”ujar Dian,salah seorang warga setempat.

Pantauan,saat proses eksekusi berlangsung sempat nyaris terjadi keributan antara penghuni dengan petugas.Terlihat beberapa orang mengaku penghuni rumah tersebut anak purnawirawan TNI bernama Roswita ,warga menetap Belawan,Rosnita alias Ita,warga menetap di kawasan Padang,dan salah seorang pria ngaku pegawai Dishut Pemprovsu bernama Rusdi warga Jalan Bajak V,serta Zulkifli suami Roswita menghalangi proses Eksekusi.

Bahkan, Zulkifli sempat melempar kaca rumah tersebut dengan batu sehingga. kaca jendela rumah pecah.

Meskipun ada beberapa ibu-ibu yang mendukung Zulkifli,dengan cara menjerit-jerit menentang eksekusi itu,namun petugas gabungan tetap melaksanakan eksekusi .Berkat kerjasama dan komunikasi yang baik akhirnya proses eksekusi berjalan lancar.

Sementara itu,perobotan serta barang-barang lainnya yang ada didalam rumah tersebut langsung dibawa dan diamankan sementara ke rumah susun yang ada di Perumahan Kodam I/BB Sunggal menggunakan truk Kodam I/BB.

Saat diangkut barang-barang,petugas gabungan menemukan barang bukti berupa alat hisap sabu-sabu (bong), mancis yang sudah dilepas kepalanya, dan plastik bekas tempat paket sabu. Selanjutnya barang bukti tersebut diamankan pihak Sub Denpom 1/5 Medan.

Terpisah,Kapendam 1 /BB dikonfirmasi melalui SMS terkait eksekusi rumah dinas milik Kodam 1/BB,tidak membalasnya.[admin]

Foto |ist\

News Feed