oleh

Ketahuan Selingkuh,Mantan Pacar Istri Di Sekap Dan Disiksa

OKEBUNG |
Keretakan rumah tangga Hermanto alias Maman (37) dan Eva (28) warga Jalan Cinta Karya No. 9, Kel. Sari Rejo, Kec. Medan Polonia,karena Eva diketahui selingkuh dengan mantan kekasihnya bernama Firman (28) warga Jalan Cinta Karya Gg Seram, Kel. Sari Rejo, Kec. Medan Polonia.

Terungkapnya kasus perselingkuhan Eva bermula ketika Maman curiga gelagat istrinya, yang sering menghubungi seseorang yang tidak ia ketahui.

Penasaran, Maman pun curi – curi kesempatan hingga suatu hari dirinya mendapati pesan singkat yang sangat mesra dengan seseorang. Penasaran, Maman pun mencoba mencari tahu dan mengetahui bahwa istrinya tersebut masih menjalin komunikasi dengan mantan kekasihnya.

Mendapati itu, Maman pun kontan emosi dan mencari cara untuk mempertemukan dan mengetahui penjelasan pasti dari Firman. Hingga akhirnya, Maman menjemput Firman dari rumahnya, Minggu (08/03/2015) sekira pukul 16.00 WIB, kemarin. Disaksikan oleh Dede adik iparnya, Firman di bawa dan di bonceng oleh Maman dengan mengendarai sepeda motor.

“Semalam sore kan bang saya baru pulang jalan – jalan. Sempat melihat bang Maman singgah di rumah bang Firman, tapi saya lewat aja bang. Gak lama, dibonceng lah bang Firman itu dan dibawa sama bang Maman, gak tau pasti kemana bang. Tapi yang ku dengar sih bang, dibawa ke rumahnya dan di siksa karena ketahuan sms-an sayang – sayang sama istrinya yang merupakan mantan pacar bang Firman bang,” terang Dede.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dilokasi, warga sekitar membenarkan aksi pemukulan yang dilakukan oleh Maman terhadap Firman (PIL) istrinya yang merupakan mantan kekasihnya yang menjalin hubungan sejak tahun 2000 sampai 2005 lalu.

Ditambahkan, aksi pemukulan yang dilakukan Maman tersebut mengundang perhatian dari keluarga Firman yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi rumah Maman dan melempari serta memaksa agar Maman dikeluarkan dari dalam rumah tersebut.

Akibatnya, emosi yang mencuat dari keluarga Firman dibantu warga memaksa mereka masuk ke dalam dan mengeluarkan Firman dari dalam rumah tersebut dan menyeret Maman keluar dan melayangkan pukulan bertubi – tubi terhadapnya.

Tak hanya Firman yang mendapatkan pukulan yang dilayangkan oleh Maman lantaran tak terima istrinya diganggu oleh Firman, Maman pun mendapatkan pukulan dari warga dan keluarga Firman yang tak terima aksi yang dilakukan oleh Maman menyekap dan memukuli Firman dirumahnya.

“Terlambat kali abang, kalau semalam datang kesini pasti seru lah. Memang bang semalam si Maman di pukuli warga sini dan keluarganya bang, keluarga besar itu si Firman bang. Satu kampung ini keluarganya semua bang, marah orang itu karena si Firman di culik dari rumah dan disekap lalu di pukuli si Maman bang. Memang masalah perselingkuhan antara si Eva dengan Firman bang, makanya Maman ngamuk kali sama mereka berdua. Gimana gak selingkuh lah bang kasar kali si Maman itu,” terang tetangga Maman yang tak ingin menyebutkan namanya.

Masih kata warga, Maman dikenal sebagai sosok yang tak bermasyarakat, kasar dengan istri, suka mencuri di rumah tetangga dan pemakai narkoba jenis sabu. Bahkan rumah salah seorang wartawan Analisa, dengan mengambil dompet yang terletak di ruang tengah rumahnya melalui jendela dan mengambil dompet berisi uang tunai Rp 1,5 juta serta 2 unit hp berbagai merk, juga pernah dibobol oleh Maman dengan total kerugian mencapai Rp 5 juta.

“Bandel kali dia itu bang, padahal adanya kerjanya bang, ikut sama mertuanya antar – antar daging lembu. Tapi mau juga dia nyuri di rumah – rumah tetangga bahkan rumahku pun sempat dibobolnya bang. Tak hanya itu, dia juga make narkoba dan kasar sama istrinya bang,” beber Syahrial diamini warga sekitar.

Ketika wartawan ini mendatangi rumah pelaku untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut, Eva tak ditemui di rumahnya. Namun, Siti dan Rodiah yang merupakan adik kandung Eva terlihat enggan berkomentar dan sempat mengusir wartawan keluar dari lingkungan rumah mereka.

“Udah lah bang, apalagi yang mau ditanya? Gak usah di kembang – kembangkan lagi itu bang. Biarkan aja orang berkata apa bang, yang penting kami gak mau berkomentar. Maaf ya bang, kami tutup pintu. Maav ya bang,” ungkap Siti dan Rodiah sambil menutup pintu rumahnya.

Hal senada juga dibenarkan oleh Sani selaku Kepala Lingkungan III, Kel. Sari Rejo, Kec. Medan Polonia, saat ditemui awak media ini di rumahnya.

Diterangkan bahwa aksi penyekapan terhadap Firman dilakukan oleh Maman yang didasari kecemburuan lantaran istrinya Eva yang telah dikaruniai 3 orang anak, tega menyelingkuhinya dengan ditemukannya pesan singkat mesra antara Eva dengan Firman.

“Memang semalam dek kejadiannya, istrinya si Maman ketahuan selingkuh dengan mantan kekasihnya si Firman. Di jemput lah si Firman ini dari rumahnya, kabarnya dia di sekap dan di jumpai sama si Eva. Mereka saling buang badan, si Eva bilang kalau si Firman yang duluan menhubunginya. Begitu pun sebaliknya, si Firman bilang kalau Eva yang duluan menghubunginya. Hingga akhirnya, emosi lah si Maman yang langsung mengambil tindakan melakukan pemukulan terhadap Firman. Udah gak wajar lah mereka itu, meskipun mantan kekasih kalau udah berkeluarga jangan lah seperti itu tingkahnya.,” terang Sani .

Masih kata Kepling , meskipun dirinya dibantu petugas Intel Polresta Medan, mengusulkan agar kedua belah pihak melakuan perdamaian, namun keluarga Firman tak menerima usulan perdamaian tersebut dan melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.

“Semalam sempatnya kami tengahi mereka agar berdamai dek. Tapi, keluarganya si Firman gak terima dengan usulan tersebut. Kalau gak ada petugas kepolisian disitu semalam, mungkin udah bonyok lah si Maman itu dek di keroyok warga, lantaran kesal melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap si Firman,” beber Sani.[roz]

Foto|ilustrasi/

  • News Feed