oleh

Kepling Lingk 20 Amini Yang Buka Kp Sentosa Barat Tentara

Pemuka Masyarakat Sicanang Syahdan (61)

SICANANG MEDAN – Kami Sudah lama menanti kedatangan Bapak Tentara untuk membangun kampung Kami, karena yang membuka kampung ini juga Tentara dan kalau dahulu tentara itu namanya ABRI.

Demikian disampaikan Pemuka Masyarakat Sicanang Syahdan (61) didampingi Kepala Lingkungan (Kepling) 20 Kampung Sentosa Sicanang Belawan Jihadun Akbar pada Tim Liputan Khusus Jurnalis Online Indonesia (JOIN) TMMD ke 99 Kodim 0201/BB saat usai makan siang, rabu (12/7).

Lanjut Syahdan, penantian penduduk Sicanang Belawan akhirnya terwujud. Setelah 21 Tahun menunggu datangnya Tentara membangun desa dari tahun 1995 membuka kampung Sicanang dan kini tahun 2017 TNI masuk kembali untuk membangun Stuktur dan Infastruktur.

Kepling Jihadun Akbar mengamini tutur sejarah kampung sentosa Barat yang disampaikan oleh Pemuka Masyarakat. Bahkan menambahkan bahwa masyarakat telah lama berharap Tentara masuk desanya kembali. “Kedatangan Tentara sudah lama ditunggu-tunggu,” ungkapnya.

Pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sudah sejak lama dilakukan pasukan baju loreng di wilayah teritorial indonesia, program reguler yang dilakukan TNI ini meliputi berbagai hal, mulai dari membantu membangun jalan, rumah sakit/puskesmas perbaikan musholla/masjid membersihkan sungai/parit dan apapun yg dirasa masyarakat yg kurang baik di daerah tersebut, pekerjaan yang sangat disambut baik dan di dukung masyarakat ini cukup mampu dirasakan faedahnya buat masyarakat yg dibantu, tak terkecuali desa Sicanang, sebuah desa terpencil yg berada di perbatasan kota medan dan deli serdang ini kemarin di jadikan sasaran operasi TMMD prajurit TNI Kodim 0201/BS tahun 2017.

Puluhan anggota prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) kelihatan bahu membahu merehab sebuah masjid yg terletak di lingkungan 20 kampung sentosa barat, sicanang Belawan, Sumut. senin 13/7/2017.

Meski belakangan ini cuaca di daerah tersebut cukup panas, namun semangat pasukan yg di bangga-banggakan indonesia itu sama sekali tak menghiraukan teriknya matahari,terbukti dalam waktu singkat dua buah masjid (taqwa dan jamiq-red)rampung diselesaikan dalam waktu 3 hari.

Ketika usai bekerja di lokasi TMMD, prajurit dan warga saling bercengkrama dimana masyarakat sangat senang atas kehadiran mereka,warga pun tidak sungkan untuk menjamu dan memberikn tumpangan kepada anggota TNI yang rencananya berada selama sebulan di wilayah itu.

Meski demikian prajutit memberikan apresiasi terhadap warga dan niat baiknya menerima dan memberi tumpangan tempat tinggal di rumah mereka
“Itu wujud perhatian dan diterimanya pasukan TNI Manunggal Membangun Desa di sini,dan menjadi bukti bahwa TNI itu bisa berbaur dengan masyarakat dan kebiasaan masyarakat disini” ungkap Prada Dwi dari Yon Armed.(Yas)

News Feed