oleh

Kepergok Mau ‘Mencuri’, Oknum Polisi di Medan Obral Pelor

OKEBUNG|
Seketika warga Jalan Belat,Link XI, Kel.Sidorejo,Kec.Medan Tembung ,tepatnya dirumah kost milik Viktor Tambunan (61),terkejut mendengar letusan senjata api (senpi)salah seorang oknum polisi,Sabtu (13/06/2015),sekira pukul 23.00 WIB.

Aksi koboy obral pelor dilakukan salah seorang anggota Polri yang diketahui bernama Bripda Faisal Tanjung (21) warga Jalan Regu No.28, Pematang Siantar, tersebut membuat heboh warga Jalan Belat.

Ketika awak media ini mendatangi lokasi,rumah kost-kost-an berpagar coklat bertingkat dua itu tertutup dan tak seorang pun yang dapat diwawancarai.Bahkan, tetangga pun enggan berkomentar.

” Gak tau aku ito masalah yang ito maksud, saya baru pulang dari Siantar,” ucap ibu paruh baya berambut kriting ini kepada wartawan.

Sementara itu, warga sekitar yang enggan namanya ditulis mengatakan bahwa peristiwa itu bermula saat oknum Polri yang diketahui bertugas di Basi (Bintara Seksi) Propam Polres Simalungun, tersebut berlagak seperti pencuri yang mengintip di jendela kost pacarnya yang belum diketahui identitasnya itu. Seketika itu pula, pemilik kost memergokinya dan langsung menghampirinya.

Merasa tak punya salah, Faisal pun menentangnya dan sempat ribut di teras rumah kost milik Viktor tersebut. Seketika itu pula, aksi keributan keduanya hingga memicu pada aksi pemukulan yang hendak dilakukan oleh Viktor terhadap Faisal.

Namun, aksinya itu mendapatkan balasan oleh Faisal yang langsung mengambil pistol dari pinggangnya. Seketika itu pula, Viktor menyergap tangan Faisal dan mengacungkan ke atas hingga menimbulkan 4 kali tembakan yang mengundang perhatian warga sekitar yang langsung mengerubungi rumah kost khusus wanita tersebut.

“Semalam dek peristiwanya malam-malam. Informasi yang saya dengar sih, bahwa si oknum polisi itu kayak pencuri mengintip-ngintip di kaca jendela rumah kost lantai bawah tepat di teras rumah. Nah langsung dipergoki sama bapak pemilik kost itulah, hingga mereka ribut dan terdengarlah suara letusan itu sampai 4 kali dek. Katanya itu anggota provost, gak lama kejadian polisi langsung rame dan memboyongnya ke Polresta Medan dek. Rame kali lah semalam disini,” ungkap pria yang mengenakan baju kaos biru.

Sementara itu, Bu Supriati selaku Kepling XI,Kel.Sidorejo,Kec.Medan Tembung,ketika disambangi dirumahnya,mengaku bahwa dirinya tak mengetahui peristiwa tersebut.
“Saya belum tau loh dek. Beneran, dari semalam sampai sekarang saya gak ada yang melapor tentang peristiwa itu,” ucap Supriati kepada wartawan.

Namun, Zainun Siregar selaku Kepling XII, Kel. Sidorejo, Kec. Medan Tembung, yang tinggal sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, mengaku bahwa peristiwa tersebut sempat didengarnya saat berjaga di daerah pajak bengkok.

“Memang dek, semalam saya dengar-dengar ada ribut-ribut dirumah kost-kostan itu, namun karena bukan wilayah saya, ya saya gak begitu peduli dan ikut campur dengan mereka, kan mereka punya kepling sendiri,” terang Zainun.

Lain hal, berdasarkan informasi yang diperoleh dari narasumber terpercaya di Polresta Medan, mengatakan bahwa pemicu permasalahan tersebut dipicu cemburunya oknum Polri tersebut terhadap kekasihnya yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Hingga malam itu, Faisal mencoba untuk mengambil handphone kekasihnya itu saat lengah melalui kaca jendela rumah kostnya. Namun, aksi Faisal kepergok oleh pemilik kost.

“Ceritanya si Faisal ini lagi ribut sama ceweknya yang ngekost disitu, dia mau ngambil hp ceweknya itu. Namun, gagal karena kepergok pemilik kostnya. Si Faisal itu oknum Polri yang bertugas di Polres Simalungun, dibagian Basi (Bintara Seksi),” ungkap narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Terpisah,Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Aldi Subartono, ketika dikonfirmasi melalui sellular, tak mengangkat telponnya dan tak membalas pesan singkat yang dilayangkan awak media ini.(roz)

Foto \ist\

News Feed