oleh

Kejar-Kejaran Dengan Polisi,Mobil Avanza Nabrak 10 Pelajar SMAN 5

OKEBUNG|
Takut ditangkap petugas Mapolsek Patumbak,dua pria pengendara mobil Avanza putih BK 1248 IM kabur hingga mobil tersebut menabrak 10 orang pelajar SMAN 5 Medan di Jalan Pelajar No 7.Alhasil,mobil pun tak luput dari amukan massa.

Beruntung,petugas Mapolsek Patumbak beserta Sat Sabhara Mapolresta Medan dan Brimobdasu unit Gegana cepat turun kelokasi kejadian sehingga nyawa keduanya terselamatkan dari amukan massa, Senin (09/09/2014) sekira pukul 15.45 WIB.

Berdasarkan keterangan serta pantauan awak media okebung.com saat
berada di lokasi TKP, awalnya kedua tersangka bernama Zaini Hapis (24)
warga Jalan Marendal Pasar 7 No. 70 dan Pancanov Pasaribu (28) warga Jalan Marendal Pasar 7 komplek Dispenda no. 16 Medan ini diuber oleh petugas polisi.Karena ketakutan ketangkap diduga membawa sabu.Mobil pun langsung tancap gas dari arah kawasan Jalan Garu.

Melihat keduanya kabur, petugas langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya mobil Avanza Veloz putih BK 1248 IM
menabrak 10 pelajar SMAN 5 beserta warga yang melintas di lokasi Jalan
Pelajar No 7 Medan Kota tepat didepan SMAN 5 Medan.

Warga yang melihat kejadian itu langsung berbondong-bondong memberhentikan mobil yang dikendarai kedua tersangka hingga mobil Avanza itu langsung di rusakin warga yang tersulut emosi.

Petugas Mapolsek Patumbak yang tiba di lokasi TKP langsung mengamankan kedua tersangka beserta mobil Avanza Veloz putih yang sudah ringsek kedalam kawasan sekolah SMAN 5. Melihat warga yang mulai
emosi, petugas Mapolsek Patumbak yang dibantu Mapolresta Medan serta unit Gegana Brimobdasu langsung tiba di lokasi untuk membawa kedua tersangka dengan menggunakan mobil patroli agar tidak terjadi pemukulan dari amukan massa.

Dihadapan awak OKB, beberapa warga saat ditemui mengatakan,awalnya
kita melihat jika mobil Avanza putih itu yang dikendarai kedua tersangka naas itu datang dengan lajunya dari arah Jalan Gaharu dalam aksi pemgejaran pihak kepolisian. Kita tidak tau pasti apa aksi
pengejaran itu. Namun saat berada di depan sekolah SMAN 5 ini, mobil
naas itu langsung menabrak sejumlah siswa pelajar SMAN 5 yang baru keluar pulang sekolah bang. Warga pengendara yang ada melintas tadi juga turut di tabrak,” ujar salah satu warga.

Tidak hanya itu saja, Rudi pria yang mengaku warga melihat kejadian
itu juga menjelaskan melihat massa dengan emosi merusakin mobil Avanza
Veroz putih yang dikendarai kedua tersangka. Bahkan setelah keduanya
keluar dari mobil saat di amankan pihak petugas dari amukan massa ke
dalam sekolah SMAN 5 terlihat seperti ketinggian menggunakan narkoba.

“Tadi kita lihat bang sepertinya kedua tersangka itu dari wajahnya seperti ketinggian kena sabulah bang. Tapi itu kita tidak tau pasti soalnya mereka berdua kelihatan kebingungan saat mau di amankan bapak-bapak polisi tadi beserta mobilnya kedalam sekolah SMAN 5 itu,”
ucap Rudi (20) menerangkan dihadapan awak media okebung.com.

Begitu juga dua pelajar SMAN 5 Medan yang ditabrak mobil tersangka
itu menjelaskan, “Pas aku mau pulang sekolah dengan temanku ini tadi
tiba-tiba mobil naas Avanza putih itu bang dengan lajunya menabrak sepeda motor Beat merahku hingga kami berdua terlempar keras. Inilah bang kita mau berobat ke RS dulu baru tadi kita di arahkan bapak Polisi tadi untuk membuat laporan ke Mapolsek Patumbak,” terang Muhamad Harahap (17) siswa kelas 2 SMAN 5,warga jalan Tembung didampingin temannya Muhamad Dandi Irawan warga Jalan Bromo Gg Seto Karya Budi No 22 yang turut serta menjadi korban.

Terpisah, Kapolsek Patumbak melalui Wakapolsek Patumbak AKP T Niari
Sinaga ketika dikonfirmasi okebung.com menjelaskan,benar kedua
tersangka beserta mobil Avanza Veroz putih BK 1248 IM dalam keadaan
rusak dihajar massa tadi sudah kita amankan. Informasi kita terima
awalnya saat petugas melakukan aksi pengejaran terhadap kedua tersangka dimana diduga adanya narkoba sabu didalam mobil milik kedua tersangka. Tapi kita belum tau pasti juga apakah ditemukan adanya sabu atau tidak.

“Masih diperiksa keduanya apakah ada keterkaitan narkoba apa tidak tunggu hasil pemeriksaan,”ujarnya,Selasa (09/09/2014).(Ade)

News Feed