oleh

Kedapatan Ngedarkan Sabu, IRT di Ditangkap Polsek Patumbak

OKEBUNG|
Salbiah alias Sal (50), warga Jalan Mariendal Gang Sejati terpaksa harus mendekam dibalik jeruji sel polisi.Pasalya,ibu rumah tangga (IRT) ditangkap petugas Reskrim Polsek Patumbak karena mengedarkan sabu-sabu.

Dari tangan wanita tersebut, petugas polisi berhasil menyita puluhan plastik klip, enam paket sabu dan satu unit timbangan elektrik.

Data diperoleh menyebutkan, ditangkapnya tersangka berawal atas penangkapan David Handoko alias Koko di perumahan Mariendal,pada Minggu (28/12/2014) lalu, sekira pukul 16.00 WIB.

Dari pengakuan tersangka David bahwa dirinya membeli sabu tersebut di rumah tersangka Salbiah.Berdasarkan pengakuan David,lantas petugas Reskrim Polsek Patumbak melakukan penggerebekan rumah Salbiah di Jalan Sejati,Desa Marendal I,Kec Patumbak,Kab Deliserdang,Prov Sumut.

Hasil penggerebekan tersebut,petugas mendapati Juli Kurniawan dan Sukma Wijaya yang sedang pesta sabu.

Selanjutnya,petugas pun melakukan penggeledahan dan menemukan puluhan plastik bening diduga untuk mengemas sabu dan timbangan elektrik serta sabu sebanyak lima paket kecil dan satu paket dari tersangka Salbiah.

Kepada wartawan,Selasa (06/01/2015, Kapolsek Patumbak,Kompol Andiko melalui Kanit Reskrim, AKP I Kadek Hery Cahyadi mengatakan bahwa tersangka Salbiah ditangkap berdasarkan hasil pengembangan ditangkapnya David.

“Dari kediaman tersangka Salbiah,kita mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan plastik bening diduga untuk mengemas sabu dan timbangan elektrik serta sabu sebanyak lima paket kecil dan satu paket.Dan saat ini barang buktinya sudah kita kirim ke Polresta,” ungkap AKP I Kadek.

Pengakuan tersangka Salbiah bahwa sabu bukanlah miliknya dan sabu itu adalah suaminya, Freddy (buron).

“Bukan punya aku itu bang sabunya,suamiku yang punya,”akunya kepada wartawan.

Masih disebutkan Salbiah bahwa suaminya memperoleh sabu tersebut dari pria bermarga Simanjuntak dengan sistem pesan.

“Pesannya dari Juntak bang.Masalah sabu disimpan dilaci lemari aku gak tau.Karena aku hanya mengurusi usaha billiard saja,”ungkapnya.

Ironisnya,setelah di interogasi penyidik polisi,tersangka akhirnya mengaku kalau menjual sabu kepada David, Juli dan Sukma.

Dalam kasus ini,keempat tersangka dikenai UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara,”tegas Kadek.(Jek)

foto:fkm

News Feed