Home / Puspen TNI / Kawasan Rumah Dinas Jenderal & Gubsu Rawan Perampokan,Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Kinerjanya Perlu ‘Dievaluasi’

Kawasan Rumah Dinas Jenderal & Gubsu Rawan Perampokan,Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Kinerjanya Perlu ‘Dievaluasi’

OKEBUNG |
Aksi perampokan sepeda motor diwilayah hukum Mapolsek Medan Baru tak pernah ada hentinya.Nyaris setiap hari ada saja korban kejahatan yang melapor ke Mapolsek Medan Baru.Sepertinya bapak Kapolda Sumut dan Kapolresta Medan perlu mengevaluasi kinerja Kanit Reskrim Polsek Medan Baru.

Buktinya,Kamis (02/10/2014)siang terjadi pencurian spion mobil Marcedez Bend dipelataran parkir kedokteran USU,dan Kamis dinihari terjadi perampokan sepeda motor karyawan Coffe Cangkir dilakukan 10 pria bersenjata tajam di Jalan H Ir Juanda Medan.

Kali ini kembali terjadi perampokan sepeda motor Vario warna merah hitam BK 5563 ADI milik Dermawan (28) Jalan Karya Setia Medan,Jumat (03/10/2014)sekira pukul 02.00 dinihari di Jalan Sudirman Medan,tepatnya didepan rumah dinas Gubernur Sumut yang dilakukan 6 pelaku membawa senjata tajam mengendarai 3 sepeda motor.

Informasi diperoleh okebung.com di Mapolsek Medan Baru menyebutkan,kejadiaan tersebut bermula disaat korban Dermawan bersama rekannya Reza (30)warga Jalan Halat Medan usai pulang berdagang mie aceh dikawasan Setia Budi Medan hendak mengantar Reza kerumahnya melintas di Jalan Sudirman.

Tepatnya,didepan rumah dinas gubernur tiba-tiba dipepet dua pelaku mengendarai sepeda motor Satria FU warna putih biru.Begitu memepet korban salah seorang pelaku langsung turun dan mengancam korban dengan samurai sembari mencabut kunci kontak sepeda motor korban.Sementara keempat rekannya pelaku menghadang tak jauh dari lokasi kejadian.

Selanjutnya,pelaku meminta dompet korban,lantaran dompet tak ada lantas pelaku mengambil satu unit handphone milik korban merk Mito.

Usai merampok sepeda motor dan handphone korban para pelaku langsung kabur.Namun,tanpa disadari para pelaku seorang saksi mata melihat aksi tersebut langsung berteriak sehingga para pelaku kabur.

Usai kejadian,dua petugas Shabara Polresta Medan yang sedang melakukan patroli langsung melakukan pengejaran,namun para pelaku bersamurai menghilang.

Selanjutnya petugas Shabara Polresta Medan mengamankan korban dan saksi mata berinisial WH dari lokasi kejadian dan membawanya ke Mapolsek Medan Baru.

“Aku mau antar kawanku pulang ke Jalan Halat,pas melintas didepan rumah dinas gubernur dipepet dua pria bawa samurai bang,begitu berhenti seorang mengancamku dengan samurai dan mencabut kunci kontaku,”ungkap korban kepada okebung.com,Jumat (03/10/2014)di Mapolsek Medan Baru.

Lanjut korban,usai mencabut kunci kontak kereta (sepeda motor,red) korban,pelaku meminta handphone korban,selanjutnya kabur ke arah samping rumah gubsu Jalan dr Cipto Medan.

“Pelaku lari kearah samping rumah gubsu bang lantaran diteriaki sama saksi mata bang,”jelas korban seraya menambahkan bahwa dirinya diselamatkan dua polisi dan dibawa ke Polsek Medan Baru guna membuat laporan.(ade)
Foto :Ilustrasi/

Check Also

Panglima TNI Kembali Kerahkan 200 Nakes Vaksinator ke Wilayah Aglomerasi Bogor

Okebung | Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali mengerahkan 200 Tenaga Kesehatan (Nakes) …