oleh

Kapolresta Medan : 3 Pelaku Perampokan dan Penembakan Roy Masih Buron,’Kami Cari Hidup atau Mati’

OKEBUNG|
Polresta Medan mengultimatum tiga pelaku perampokan yang masih buron agar segera menyerahkan diri. Polisi menegaskan akan terus mencari pelaku yang beraksi lebih dari 40 lokasi di Medan, hidup atau mati.

“Ketiga pelaku yang masih buron harus menyerahkan diri,apabila tidak beritikad baik,maka ‘Hidup Atau Mati’ akan tetap kita cari,”tegas Kapolresta Medan,Kombes Pol Nico Afinta,didampingi Kasat Reskrim Kompol Wahyu Bram dan Kapolsek Delitua,Kompol Anggoro Wicaksono,SH,SIk,MH kepada wartawan,Kamis (11/09/2014)siang tadi.

Lanjutnya,Polresta Medan berharap kepada tiga pelaku agar menyerahkan diri, dan apabila tidak menyerahkan diri akan dicari sampai kemana pun.”Hidup atau mati,tetap akan kita cari” tegas Nico.

Dijelaskannya, otak pelaku perampokan yang dialami jurnalis itu bernama Fredy.

“Motor dijual seharga Rp 30 Juta, kami akan telusuri siapa penadahnya,” kata Nico.

Sebagaimana diketahui,enam pelaku perampok terhadap jurnalis, Roy Marisi Simorangkir (31) warga Jalan Gaperta Ujung,Kec Medan Helvetia yang terjadi pada Sabtu 31 Agustus 2014 dinihari itu menyebabkan korban mengalami luka tembakan senjata reflika Air Softgun dan sepeda motor korban jenis Ninja Warrior warna hijau dibawa kabur pelaku.

Enam dari tiga pelaku perampokan terhadap Roy berhasil diringkus petugas Reskrim Polsek Delitua dan salah seorang ditembak kakinya lantaran melawan petugas saat hendak diringkus.

Adapun pelaku yang belum ketangkap yakni,Jhon Sembiring alias Pak Gres, Jhon Fredy Sitinjak, dan Revi.(Admin)

News Feed