oleh

Kapolres Belawan: Tidak Ditemukan Tanda Adanya Penganiayaan Ditubuh Korban

OKEBUNG|
Terkait tewasnya Wakil Ketua Kelompok Tani Kec Hamparan Perak,R Purba (58) warga Jalan Wijaya Kesuma,Medan Helvetia yang diduga tewas dibantai puluhan pria suruhan pihak PTPN II Selasa (11/11/2014)siang,ternyata korban tewas tidak dibantai.

“Kalau tewasnya korban di bunuh masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, karena berdasarkan hasil cek ke rumah sakit,Ditubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan,”ungkap Kapolres Belawan,AKBP Aswin Sipayung kepada okebung.com,Selasa malam.

Dijelaskannya bahwa korban ternyata memiliki riwayat penyakit jantung,jadi dalam kasus tewasnya korban,pihaknya sudah memeriksa lima saksi.”Korban memiliki riwayat penyakit jantungg,”ujar Aswin.

korbanpembantaian_edit_edit1
Berdasarkan data dan informasi dikumpulkan okebung.com menyebutkan,siang tadi sekelompok tani dipimpin langsung R Purba melakukan pemmatokan lahan garapan di Jalan Pasar II Gang Sedayu, Desa Kelambir V, Kec Hamparan Perak,Kab Deliserdang, Prov Sumatera utara.

Secara bersamaan muncul puluhan pria mengaku dari pihak PTPN II untuk melarang pematokan lahan tersebut.Namun,pihak korban tetap saja memasang patok tersebut sehingga beberapa pria diduga suruhan pihak PTPN melakukan pengejaran terhadap korban.

Karena begitu ramai yang mengejar korban pun kabur hingga terjatuh dan langsung pingsan.Melihat itu,beberapa rekan korban membawa ke klinik guna mendapat pertolongan,namun nyawa korban tak terselamatkan lagi.

Sementara itu,informasi diperoleh dari rekan korban menyebutkan bahwa korban tewas diduga dianiaya sekelompok pemuda akibat bentrok terkait perebutan lahan garapan di Jalan Pasar II Gg Sedayu, Desa Kelambir V, Kec Hamparan Perak.
Bentrokan dua kubu antara kelompok tani dan sekelompok pemuda diduga mengatasnamakan dari pihak PTPN II terjadi secara seketika.

“Tadi kejadiannya, dek. Mereka ada sekitar 50 orang membawa parang dan senjata api. Ada berapa orang juga tadi dianiaya dan bapak inilah meninggal,” ucap salah seorang penggarapan boru Pardede (37) saat ditemui di rumah duka di Jalan Wijaya Kesuma, Kec Medan Helvetia.

Akibat bentrokan tersebut, Wakil Ketua Kelompok Tani, Kec Hamparan Perak tewas dengan mendapati luka di bagian kepala.

“Tadi udah sempat dilarikan ke klinik Mariana di Jalan Kemiri. Tidak lama di klinik, korban meninggal dunia, di kepalanya ada luka akibat benda tumpul. Korban juga sudah dibawa ke rumah duka,” terang salah seorang rekan korban yang enggan menyebutkan identitasnya.

Diketahui sebelumnya bahwa bentrok terkait perebutan lahan garapan itu sudah berlangsung dua kali.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, bentrokan ini merupakan buntut dari penyerangan sekelompok pemuda diduga suruhan pihak PTPN II yang sebelumnya terjadi pada 28 Oktober 2014 lalu yang menyebabkan 3 orang mengalami luka bacok sempat dilarikan di RS Sundari dan sejumlah rumah di rusak dengan cara dibakar. (Admin)

News Feed