oleh

Kapoldasu: Premanisme & Kejahatan Jalanan Di Sumut Disikat Semua

OKEBUNG|
Untuk merealisasikan program kerja 100 hari Kapolri Jendral Badrodin Haiti,petugas Satuan Penanggulangan Preman dan Kejahatan Jalanan Polda Sumatera Utara (Poldasu) selama sepekan berhasil mengamankan 52 orang dari beberapa tempat yang berbeda.

Kepada wartawan, Kepala Satgas yang juga Direktur Ditreskrimum Poldasu Kombes Pol Dul Alim melalui Kasubdit III Umum AKBP Amri Siahaan didampingi Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan mengatakan, adapun dari 52 orang yang diamankan  9 diantaranya telah dilakukan penahanan sementara sisanya dilakukan pembinaan untuk selanjutnya dikembalikan kepada keluarganya masing-masing,” ujarnya.

Selain itu MP.Nainggolan juga menyebutkan dari 9 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka
ada yang terkait kasus pencurian,kasus pemerasan,kasus senjata tajam dan kasus penggelapan mobil,”jelas MP.Nainggolan menambahkan

Sedangkan saat operasi Premanisme dan kejahatan jalanan di Terminal Amplas hari ini kata MP Nainggolan,petugas mengamankan 41 orang dengan rincian 39 orang pria dan 2 orang wanita,”sebutnya seraya menambahkan bahwa dalam operasi di Terminal Amplas petugas banyak menemukan praktik pemerasan terhadap supir angkutan kota (Angkot).
 
Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya kwitansi pengutipan kepada salah satu armada Angkot dengan nominal Rp300 ribu,”pungkas Kasubbid Penmas Poldasu AKBP MP MP Nainggolan Senin (11/05/2015) malam

Sementara itu,Kasubdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Pol Amri Siahaan menjelaskan bahwa operasi ini dilaksanakan untuk mengantisipasi tindak premanisme dan kejahatan jalanan lebih dini.

Menjawab pertanyaan wartawan,terkait pemerasan yang di lakukan para preman di terhadap para supir angkot di Terminal Amplas Kasubdi III/Umum Ditreskimum AKBP Pol Amri Siahaan menegaskan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindakan pemerasan yang terjadi di Terminal Amplas.

“Akan kita ditindaklanjuti dengan penyelidikan, untuk mengungkap praktik pemerasan di terminal tersebut. Sebelumnya, kami sudah mendapat laporan dan informasi dari masyarakat,” jelasnya.

Amri mengakui, bahwa operasi premanisme dan kejahatan jalanan ini atas perintah dari Kapoldasu Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo SH MSi dan Direktur Ditreskrimum Kombes Pol Dul Alim untuk memberantas praktik premanisme dan kejahatan jalan di Sumut,”tegasnya (EL/Admin)

Foto|ist

News Feed