oleh

Kapoldasu Pimpin Apel Gelar Ops Zebra Toba 2015

OKEBUNG|
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs. Ngadino,bertindak sebagai pimpinan apel gelar pasukan Ops “Zebra Toba-2015” yang dihadiri dengan pasukan apel terdiri dari gabungan satker Poldasu dan Polresta, Kompi gabungan POM/Provost,Kompi gabungan TNI, Kompi Brimob,Kompi Linmas (Dishub Kota Medan,Satpol PP Kota Medan dan KBP3 Polri,di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut,Kamis (22/10/2015). 

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan, kepada wartawan menjelaskan apel gelar pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda untuk mengecek kesiapan akhir terutama terkait dengan kekuatan personel, kelengkapan peralatan, sarana Prasarana dan kesiapan institusi lain yang terlibat,”sebutnya.

Menurutnya, berdasarkan data angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran masih tergolong tinggi, sebagaimana data bulan Januari sampai dengan September 2015, sebanyak 582 kasus yang terdiri dari 168 orang meninggal dunia, 221 orang luka berat, 627 orang luka ringan, sedangkan kerugian materil sebanyak Rp 1.156.580.000,”bebernya.

Disebutkannya, sedangkan jumlah pelanggaran lalu lintas bulan Januari sampai dengan September 2015 sebanyak 264.789 kasus dengan perincian yang ditindak melalui Tilang 173.498 kasus dan teguran 91.291 kasus,”jelasnya.

Dikatakan, MP Nainggolan tingginya angka laka lantas dan pelanggaran lalu lintas, mengindikasikan bahwa kesadaran masyarakat Sumatera Utara dalam tertib dan sopan santun berlalu lintas masih sangat rendah.

Karena, menurut MP Nainggolan, disisi lain rasio jumlah kendaraan setiap hari semakin bertambah dan tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang ada sehingga menambah titik-titik kemacetan di jalan, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2013 tentang Program Dekadi aksi keselamatan jalan.

Program ini bertujuan untuk mewujudkan keselamatan berlalu lintas di jalan raya, guna mewujudkan program tersebut Polri bersama instansi terkait melaksanakan Operasi Zebra 2015 secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari terhitung mulai tanggal 22 Oktober sampai dengan 04 Nopember 2015.

Dalam hal ini, kata MP Naingolan Polda Sumatera Utara melaksanakan Operasi Zebra Toba-2015 sekaligus sebagai upaya cipta kondisi pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2015 di 23 Kab/Kota di wilayah Sumatera Utara.

Lanjutnya, adapun sasaran prioritas Operasi Zebra Toba-2015 ini adalah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas yang antara lain, melawan arus lalu lintas khususnya ranmor roda 2,kendaraan yang menggunakan rotator serta sirine bukan peruntukannya, nomor kendaraan tidak sesuai dengan spektek/aturan, aksi geng motor/balap liar,kendaraan bak terbuka bukan untuk memuat orang, pengemudi dibawah umur,angkutan umum tidak layak pakai, menaikkan serta menurunkan penumpang tidak pada tempatnya dan kendaraan bus/truk kelebihan muatan baik orang/barang,”sebutnya lagi.

Dengan dilakukan Gakkum terhadap sasaran prioritas tersebut diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu,meningkatnya disiplin masyarakat dan meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban laka lantas, meningkatnya peran aktif masyarakat sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, terwujudnya situasi kamseltibcar lantas selama pelaksanaan pilkada serentak tahun 2015.

Sementara dalam pelaksanaan operasi Zebra Toba-2015 ini, kepada para pelaksana operasi agar tingkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai landasan spritual dalam setiap pelaksanaan tugas, prioritaskan sasaran Ops Zebra Toba 2015 pada titik-titik rawan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat, pedomani SOP yang berlaku serta jaga sikap dan prilaku, tingkatkan koordinasi dan sinergitas antarfungsi maupun instansi terkait, melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab serta jaga kesehatan dan keselamatan dalam setiap tugas operasi.(EL)

Foto |ist\

News Feed