oleh

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Nyaris Adu Jotos dengan Mantan Atlet Tinju

OKEBUNG|
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru,Iptu Pol Oscar Stefanus Sedjo,SH,nyaris kena tinju oleh,LS (47),mantan atlet tinju nasional.

Aksi nekad pria bertubuh kekar bak’Arnold Schewarzeneger’ itu terjadi di lantai II Mapolsek Medan Baru,Senin (27/04/2015)malam,saat mantan. petinju nasional tersebut hendak diperiksa penyidik terkait dugaan kasus menadah sepeda motor curian dan membawa senjata replika Air Sofgun.

“Kau belum tau siapa aku ya,aku ini petinju,jangan mentang-mentang ini kantor kau sesukamu kau buat samaku.Aku gak salah,gak mau aku diperiksa,aku gak taku ingat itu.”ujar Oscar menirukan ucapan LS.

“Ini bukan kantorku,ini negara punya tau,jangaan kau kira kau petinju sesuka kau disini.Kalau mau dihargai harus taat hukum.Tau sama, Mike Tyson saja pernah masuk penjara.Jadi kalau kau mau pukul aku disini,silahkan kau pukul,”kata Oscar ditujukan kepada LS.

“Bapak salah karena membawa senjata Airsoftgun tanpa ada ijin,dan kalau bapak taat hukum harus mau diperiksa. jelas perbuatan bapak salah dan melanggar hukum.Setelah itu mantan petinju itu semakin emosi terus dan sempat mau memukul saya,”tambah Oscar.

Dijelaskan bahwa mantan petinju nasional itu sempat mau mukul dirinya karena tak mau diperiksa penyidik .Pertengkaran antara Kanit Reskrim dengan mantan petinju nyaris berujung perkelahian.Namun,dilerai anggota Reskrim sehingga emosi mantan atlet tinju yang namanya sempat kesohor beberapa tahun lalu itu pun mereda setelah diberi pengertian oleh beberapa petugas Reskrim Polsek Medan Baru.

“Ini duduk pidanaanya,membawa senjata Airsoftgun tanpa ijin dan sempat menakuti korban dan rekan-rekannya. Saat ini LS masih diperiksa,”pungkas Oscar

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi adu jotos pria yang sama-sama punya nama dan dikenal di Medan ini bermula,saat korban Agung Rahmadsyah (20)warga Jalan Sei Mencirim,Sunggal,Kab Deliserdang, Sumatera Utara,pada 29 Maret 2015 lalu kehilangan sepeda motor. Honda Vario warna silver hitam nopol BK 6352 HE,saat diparkir didepan kost temannya di  Jalan Abdul Hakim,Kampus USU.

Merasa dirugikan lantas korban didampingi rekannya melaporkan kejadian pencurian sepeda motor tersebut ke Mapolsek Medan Baru.

“Senin (27/04/2015)sekira pukul 17.00 WIB,anaknya,  LS sedang melintas dikawasan Kampus USU mengendarai sepeda motor Vario warna hitam silver tanpa plat berpapasan dengan saya bang. Karena sepeda motor tanpa plat itu mirip dengan sepeda motor saya yang hilang lantas saya langsung stop dan tahan sepeda motor itu,”ungkap Agung kepada okebung.com di Mapolsek Medan Baru.

Kemudian,lanjut Agung,sepeda motor itu bersama pengemudinya (anak LS,red) dibawa ke pos securiti,kemudian karyawan Telkomsel ini pun menghubungi rekan-rekan dan orangtuanya untuk membawa bukti surat laporan polisi.

“Saat ditahan datanglah orangtua yang membawa sepeda motor saya itu sembari marah-marah dan mengancam akan menembak kami jika merapat.Karena kami sudah ramai berkumpul lantas Securiti menghubungi polisi,”sebutnya.

Dijelaskannya bahwa saat datang LS berpakaian dinas PNS pakai jaket membawa pistol. Air Softgun jenis FN.

“Bapak itu katakan bahwa dia menerima sepeda motor itu gadaian orang lain.Kalau masalah curian menurutnya dia gak tau menahu.Untuk mengecek kebenaran lantas LS dibawa petugas Polsek Medan Baru,”bebernya.

Hingga berita ini dilansir bapak dan anak tersebut masih menjalani pemeriksaan.[admin]

Foto|ist\

News Feed